Dapatkan motivasi, artikel motivasi, kata bijak, inspirasi, semangat kerja, semangat belajar, dan tips sukses OR
Tampilkan postingan dengan label UNIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNIK. Tampilkan semua postingan

Cerita : "Koin Penyok"

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.
Koin Penyok

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.

“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itu pun mengikuti anjuran si Teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si Kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata
pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.
Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

(adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.)

~~~**~~~

Sahabat, Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? pahamilah makna "Innalillahi, wainna ilaihi roji'un.." : Sesungguhnya kita ini milik Allah, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kita kembali...

Ya, semuanya hanya titipan... dan saya yakin, keluhan-keluhan dan ratapan-ratapan yang berlebihan kita, tidak akan mengembalikan milik kita yang telah hilang...., jadi bersedihlah secukupnya, dan ikhlaskan... Hak-Nya untuk menarik kembali, sesuatu yang telah Ia titipkan kepada kita...

Trimakasih, Salam Motivaziuno....

Cerita : Percakapan seekor unta muda dengan induknya

Percakapan seekor unta muda dengan induknya

Percakapan seekor unta muda dengan induknya.

“Ibu, boleh aku bertanya sesuatu”, sang anak berkata.

“Ya, anakku apakah ada yang mengganggu pikiranmu?”, sang induk menjawab.

“Mengapa kita punya punuk, sementara gajah, rusa tidak?”, sang anak memandang induknya.

“Kita adalah binatang padang gurun, dan punuk ini digunakan untuk menyimpan air. Kita dikenal sebagai hewan yang dapat bertahan tanpa air”, induknya menjelaskan dengan sabar.

“Lalu mengapa kaki kita panjang dan bulat?”, anaknya bertanya lagi.

“Anakku, sudah jelas itu kita gunakan untuk dapat berjalan di padang pasir lebih baik dan lebih cepat dari pada yang lainnya”, induknya berusaha sabar terhadap anaknya.

“OK. Terus mengapa kita punya alis mata yang panjang?”, tanya anaknya lagi.

“Alis ini”, sambil menjilat alis mata anaknya, “kau gunakan untuk melindungi mata dari butiran pasir yang beterbangan di padang gurun”, sang induk mulai kewalahan dengan pertanyaan anaknya. Lalu menjelaskannya sekali lagi.

“Jadi, punuk ini digunakan untuk menyimpan air ketika kita di padang pasir, kaki ini untuk berjalan di atas pasir, dan alis mata ini untuk melindungi mata kita dari butiran pasir….”

“Satu pertanyaan lagi, ibu”, anaknya menyela kata-kata indukknya.

“Ya, anakku!”

“Lalu mengapa kita berada di kebun binatang ini? Apa yang kita lakukan disini? Untuk apa semua yang kita miliki ini, kalau kita tidak berada di padang gurun?”, anaknya menunggu jawaban dari induknya.

===============****===============
Sahabat, Apa yang kita miliki tidak akan banyak manfaatnya kalau memang kita tidak membutuhkannya. Keinginan dan kebutuhan seringkali jauh berbeda. Dahulukan kebutuhan kita. Seringkali kita melewatkan hal-hal yang kita butuhkan, karena kita mengejar hal-hal yang kita inginkan.

Segala keahlian, kemampuan, materi, pengalaman yang kita miliki akan berguna saat kita memang membutuhkannya di tempat kita berada sekarang. Apakah yang Anda miliki sekarang sudah tepat dengan tempat Anda berada sekarang?

Semoga bermanfaat.... SALAM Motivaziuno...!

Jual slondok buat sekolah, Desi selalu Berprestasi

Buat biaya sekolah
Jual slondok buat sekolah

Meski harus jualan slondok (makanan seperti kerupuk khas Yogyakarta) dan bekerja sepulang sekolah, Desi Priharyana tidak pernah merasa mengeluh dan menjadikan rasa letih untuk alasan datang terlambat sekolah. Dari kesaksian Dasiman, Satpam di SMKN 2 Yogyakarta, Desi sama sekali tidak pernah terlambat datang ke sekolah.

Padahal jika dibanding dengan temannya yang berangkat sekolah dengan sepeda motor, seharusnya Desi lebih lambat karena harus mengayuh sepeda dan menempuh perjalanan sejauh 12 kilometer. Namun pada faktanya, jutru banyak teman Desi yang menggunakan motor terlambat datang ke sekolah.

"Setiap 07.45 kita sudah tutup gerbang, dan Desi tidak pernah terlambat, malah temannya yang pake motor banyak yang telat," kata Dasiman.

Selain disiplin waktu yang baik dari Desi, Desi juga dikenal siswa yang cukup rajin dikelas. Bukti kerajinannya itu terlihat dari peringkat Desi di kelas yang masuk sepuluh besar.

"Belajar biasa saja, sekarang rangking 7 di kelas," aku Desi.

Sementara itu, Rosmy salah satu guru yang mengajar Desi merasa selama pelajaran Desi jarang mengalami kesulitan. Meski tidak menjadi idola dalam pelajaran di sekolah, Rosmy mengaku bangga punya murid yang memiliki mental kuat seperti Desi.

Menurut Rosmy, dengan segala keterbatasan yang dimiliki Desi, Rosmy merasa salut melihat Desi bisa tetap mengikuti pelajaran dengan baik.

"Dengan keadaan seperti ini, Desi sudah hebat, beban yang ditanggungnya tidak sekedar belajar, tapi dia bisa tetap fokus," kata Rosmy bangga.

Diluar akademik, Rosmy mengaku salut dengan Desi yang berani berjuang dan memiliki karakter yang kuat dalam setiap tindak-tanduknya.

"Guru-guru selalu memberikan support, dan yang terpenting slondoknya enak," candanya.

Kisah cinta dan cita-cita Desi
Kisah cinta dan cita-cita Desi

Desi ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses dibidang kuliner. Dia berniat untuk mengembangkan usahanya berjualan Slondok sehingga dia bisa mendapatkan keuntungan besar. Namun hal tersebut baru akan dilakukannya setelah dia menyelesaikan sekolahnya.

"Kalau sekarang waktunya belum ada, nanti kalau sudah lulus pengen saya kembangkan usaha ini," ujar Desi.

Meski demikian, Desi juga berharap, setelah lulus sekolah dia bisa melanjutkan ke perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Dia mengatakan, jika ada kesempatan untuk melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi dia akan memilih UGM atau UNY sebagai tempatnya belajar.

"Kalau ada kesempatan pengen kuliah di UGM atau di UNY di fakultas Teknik, kalau nggak ya masih bisa buka usaha. Doakan bisa dapat beasiswa di sekolah, biar bisa nabung buat kuliah," harap Desi.

Laiknya anak muda yang sedang bergairah dalam urusan cinta, Desi pun tak mau kalah ketinggalan. Biarpun tidak sekeren anak-anak muda yang menggunakan sepeda motor dan dandanan modis, Desi tetap bisa memikat kekasih hatinya.

Dengan malu-malu Desi bercerita tentang kisah cintanya yang tergolong unik. Kala itu desi tengah mendekati seorang gadis yang merupakan atlet atletik. Saat Desi mengutarakan perasaannya dan meminta sang pujaan hati untuk menjadi pacaranya, Desi diberikan syarat.

"Dulu punya pacar, atlet atletik. Sebelum jadian dikasih syarat. Karena dia atlet dikasih syarat harus bisa kalahin dia lari, kalau bisa kalahin mau jadi pacar," kenang Desi.

Tanpa pikir panjang, Desi pun langsung menyanggupi syarat tersebut. Desi pun meminta waktu dua minggu untuk berlatih lari. Setelah dua minggu dilalui, dengan menggunakan sepedanya, Desi melaju dengan semangat dari Toino tempatnya tinggal menuju Kalasan yang jaraknya sekitar 20 kilo meter.

Sampai disana tanpa basa-basi Desi pun langsung mengajak adu lari. Beruntung, Desi memenangkan perlombaan itu sekaligus memenangkan hati pujaannya.

"Untungnya menang, jadi punya pacar," ungkapnya.

Meski demikian, Desi tidak mau disibukkan hanya untuk urusan pacaran. Desi beranggapan masa mudanya jauh lebih berarti jika digunakan untuk berkarya.


"Pacaran ya positif, tapi ada juga hal lain yang baik untuk menunjang masa depan," jelasnya.


sumber : merdeka.com

Cinta sejati kadang tak terpisahkan oleh kematian. Meski raga tak lagi bersama

Ditinggalkan orang yang dicintai adalah salah satu pukulan terberat dalam hidup. ada kalanya seseorang yang harus mengakhiri kisah cintanya, tak akan pernah berpaling lagi pada cinta yang lain.

Sama seperti judul yang Anda baca, kami akan menceritakan sebuah kisah nyata yang ada pada sebuah makam di salah satu bagian muka bumi ini. Sebuah makam cinta.

Kisah mereka nampak seperti kisah film Titanic. Di mana ketika yang satu pergi meninggalkannya, yang lain tak pernah berhenti mencintainya hingga akhir hayat menjemput.

Sally Champion, seorang wanita yang pernah jatuh cinta pada pria bernama Michael John Murricane. Keduanya merajut asmara hingga telah merencanakan pernikahan. Tahun 1977. Michael melamar Sally dan sudah yakin akan menikah sesegera mungkin.

Namun pagi itu, ketika Michael dan Sally akan menikah, Michael mengalami kecelakaan mobil. Ia tak pernah bangun lagi dan meninggal dunia, meninggalkan mempelai wanitanya untuk selama-lamanya. Bagi Sally, hal tersebut tak akan pernah ia lupakan.

Sally menua dan tak pernah jatuh cinta pada pria lainnya. Ia ingin bisa bertemu dengan tunangannya, Michael, bila ajal menjemput. 34 tahun setelah kejadian ia ditinggal oleh Michael, Sally akhirnya menyusul Michael dan menghembuskan nafas terakhir.

Sally dimakamkan di sisi makam Michael. Mungkin selama di dunia, cinta mereka tak pernah bisa dipersatukan. Namun pada akhirnya, keduanya berbaring dalam peristirahatan terakhir secara berdampingan.

Courtesy viralnova.com

Kisah : Kudonorkan Ginjal Untuknya, Ia Membalasku Dengan Cinta

Selalu ada berkah dalam sebuah kejadian. mungkin itu yang dialami oleh Kyle Froelich. Sejak usia 19 tahun, ginjalnya tak lagi berfungsi dan hari itu seolah langit akan runtuh dan nyawanya bisa hilang sewaktu-waktu. Mencari donor organ tak pernah menjadi hal yang mudah.

Banyak yang ingin mendonor, namun jarang ada yang cocok. Ada yang cocok, namun belum tentu mau mendonorkan organ mereka. Tapi sebuah titik cerah muncul saat Kyle bertemu dengan Chelsea Clair. Gadis yang sama-sama berambut pirang ini seolah memberinya harapan baru.

Keduanya bertemu karena sama-sama dikenalkan oleh seorang teman. Di hari yang sama, mendengar cerita Kyle, Chelsea dengan tidak banyak berpikir, mengajukan diri menjadi donor. Hal ini tentu menambah semangat bagi Kyle.

Serangkaian tespun dilakukan, dan ternyata memang benar, Kyle dan dan Chelsea mengalami kecocokan sebagai donor dan penerima ginjal. Chelsea sudah bertekad akan mendonorkan organnya sejak ia kehilangan sang ayah yang meninggal karena tak bisa mendapatkan donor sumsum tulang.

Namun, kecocokan ini hampir tak mendapatkan restu sang ibu. Mendengar keinginan putrinya, sang ibu tak ingin anaknya melakukan hal itu setelah ia melihat sendiri bagaimana operasi ginjal terjadi. Kejadian ini membuat keduanya berselisih paham dan Chelsea merasa tak punya siapapun untuk mendukungnya mendonorkan ginjal pada Kyle.

6 bulan berlalu sejak Kyle bertemu dengan Chelsea, tibalah hari di mana gadis itu akan mendonorkan ginjalnya. Namun hal tersebut membuatnya merasa cukup canggung dan cemas. Tak mendapat restu dari sang ibu membuatnya merasa hanya Kyle yang ia miliki sekarang. Sebelum masuk ke ruangan operasi, Chelsea menarik dan menggenggam lengan Kyle, "Tolong jangan pergi."

Keduanya pun menjalani operasi hari itu. Syukurlah operasi berjalan sukses. Ketika keduanya terbangun, kalimat pertama yang ditanyakan adalah tentang mereka masing-masing. "Apakah Kyle baik-baik saja?" tanya Chelsea. "Bagaimana keadaan Chelse?" tanya Kyle.

Selama masa penyembuhan itu, bibit cinta akibat rasa saling memiliki dan membutuhkan di antara Kyle dan Chelsea makin mengembang. Keduanya harus dipisahkan selama recovery karena Kyle tidak boleh mengalami infeksi. Lucunya, selama itu Kyle selalu minta suster mengantarkannya melewati ruangan Chelsea agar ia bisa melambaikan tangan pada gadis itu.

Pasangan ini bahkan memberi nama ginjal yang ada dalam tubuh Kyle dengan sebutan Sparky. Kadang-kadang Chelsea menggodanya dengan meminta kembali ginjal itu. "Dia membawa ginjalku, aku harus memastikan dia menjaganya dengan baik," kata Chelsea.

Tak terasa, setelah tiga tahun sejak operasi itu berlangsung, Chelsea dan Kyle mengikatkan cinta mereka dalam sebuah pernikahan. Memberikan sesuatu tak selalu berarti kehilangan. Pemberian Anda mungkin bermakna besar bagi orang tersebut dan balasan yang baik pasti akan datang untuk Anda.

sumber : vemale.com

Kisah : Demi Cinta, Suami Rela Gemuk Agar Seperti Istrinya

"Seberapa besar cintamu padaku?" Mungkin pertanyaan ini seringkali hinggap di hati wanita pada pasangannya. Banyak orang yang merasa bahwa pertanyaan ini bisa mengukur seberapa besar cinta seseorang pada kita.
Seberapa besar cintamu padaku

Namun bila Anda bertanya berapa besar cinta Liu Ru pada istrinya yang bertubuh gemuk, mungkin jawabannya adalah sebesar tubuh istrinya. Liu Ru memiliki seorang istri yang membuatnya cinta mati dan dinikahinya semenjak 28 Juni 2013 lalu. Dan diam-diam, ia berencana memiliki tubuh sebesar istrinya, yaitu dengan bobot 140 kg.

Selama ini banyak wanita yang berpikir bahwa mereka harus diet demi bisa dicintai oleh suaminya. Namun pada kenyataannya, pria selalu punya cara yang unik dan tak pernah bisa kita duga untuk menunjukkan cintanya

Sejak menikah, berat badan Liu Ru yang tadinya 63 kg, melonjak hingga 81 kg. Liu mengatakan pada Chang, "Wanitaku, ambisiku adalah menambah berat badan sehingga aku dan dirimu terlihat serasi satu sama lain."

Liu jatuh cinta pada istrinya sejak pandangan pertama. Ia bahkan melamar Chang hanya setelah 4 kali pacaran. Awalnya pasangan ini sempat dikritik oleh keluarga kedua belah pihak. Ayah Liu mengkritik tubuh calon menantunya yang 2 kali lebih besar dari putranya. Sementara ibu Chang merasa Liu terlalu pendek dan langsing.

Namun kalau cinta sudah bicara, restu akhirnya datang juga. Keduanya menikah dan merasakan happy ending. Sebagai seorang istri, Chang pernah mencoba untuk menyamai suaminya. Ia melakukan diet ketat namun dengan hasil yang menyedihkan. Chang kehilangan 5 kg berat badannya, namun kesehatannya menurun.

Oleh karena itu, Liu menjalankan perannya. Ia menambah berat badan bukan hanya sekedar karena cinta, namun karena ingin menjadi pasangan yang serasi dan sempurna bagi Chang. Well, semoga meski ada resiko 'obesitas', keduanya tetap dikaruniai kesehatan dan kebahagiaan. Lagi-lagi, love is not about size. Do you believe it?

sumber : vemale.com

Titik Balik: Silakan Menikah dengan Suamiku

Silakan Menikah dengan Suamiku

“Mbak, namaku Anti, ada yang ingin aku bicarakan denganmu, boleh aku datang berkunjung menemuimu?”

Itu suara seorang gadis di ujung telepon, kira-kira 16 tahun yang lalu. Namanya sengaja disamarkan. Ini ditulis dalam rangka mengikuti “festifal” menulis TITIK BALIK. Semata ingin berpartisipasi menginspirasi dunia wanita, agar tidak pernah khawatir bila dihadapkan pada soal-soal yang tidak membahagiakan dalam kehidupan.

Aku lanjutkan kisahku. Kurang lebih, 16 tahun lalu, gadis itu kemudian datang berkunjung ke tempat kost ku. Ia datang dari daerah lain, tempat suamiku bekerja. Dari cerita Anti, aku tahu bahwa ia dan suamiku saling mencintai. Anti bertanya padaku, “apakah aku boleh menikah dengannya?”

Aku diam, hanya menarik nafas panjang. Berupaya mengendalikan perasaanku yang sedang tidak mengerti apa yang sedang menimpaku.

Anti melanjutkan, “Ia bercerita, bahwa dengan mbak, mempunyai seorang anak laki-laki..”

“Ia” yang dimaksudkan Anti adalah suamiku. Aku mengangguk dan berusaha tersenyum, meskipun aku tidak tahu apakah saat itu senyumku memang terlihat seperti senyuman. Aku tidak berkata-kata. Tanganku tergerak untuk mengggapai lemari kecil tempatku menyimpan pakaian. Aku mengeluarkan celana panjang anakku. Aku menunduk supaya berhasil menahan jatuhnya air mataku. Tapi segera kusadar, bahwa tidak baik bicara tanpa menatap wajah orang yang diajak/mengajak bicara.

Aku menarik nafas panjang, menata nafas dan berupaya tenang. Lalu berkata, “Iya..kami punya seorang anak laki-laki. Jika celananya seukuran ini, maka Anti pasti tahu seberapa besar anak kami. Apakah kalian saling mencintai?”

Ia mengangguk dan menegaskan dengan kata-kata bahwa mereka sudah cukup lama menjalin hubungan, saling mencintai dan ingin segera menikah bila aku mengijinkan.

“Begini Anti…, jika kalian memang saling mencintai dan ingin menikah, maka menikahlah. Aku tidak ada masalah. Bagiku, ada ataupun tidak ada dia, sudah tidak ada masalah. Kau lihat kan keadaanku hari ini? Dan ketika saat ini kamu tahu bagaimana ia memperlakukan aku dan anakku, kau pasti bisa menilai dia. Jangan berkata apa-apa. Dengarkan saja hati nuranimu, karena hati nurani bisa menilai, apakah lelaki sepertinya itu baik untukmu. Menikah dengannya jangan karena terpaksa. Kalaupun hari ini kamu sudah tidak perawan gara-gara dia, pikirkan masak-masak tentang rencanamu. Aku tidak sedang berkata sebagai istrinya, namun aku berkata ini karena kamu adalah seorang gadis belia yang masih panjang kehidupannya. Dan kamu harus kuberitahu satu hal. Aku sendiri pun baru diberitahu setelah kami menikah, bahwa dia ternyata adalah seorang duda beranak dua, yang tidak menafkahi dua anaknya yang lain, selain menafkahi dengan doa-doa…”.

Sejak kepulangan Anti dari tempat kost-ku, aku tidak tahu perkembangan hubungan mereka, hingga akhirnya aku tahu bahwa mereka sudah tidak lagi berhubungan. Mantan suamiku sudah hidup bahagia dengan keluarga barunya. Ia menikah dengan kekasih yang lain lagi, bukan Anti.

Aku lupa sejak kapan belajar membiasakan diri dengan kesakitan-kesakitan. Sebab sebelum Anti datang, aku pun sudah diberi pelajaran lain yang mirip-mirip dengan keberadaan Anti. Satu hal yang kujaga adalah bahwa dalam keadaan apapun, imanku tidak boleh hilang. Aku terus menerus berusaha terhubung dengan Tuhan dalam setiap keadaan. Ya! dalam setiap keadaan. Aku sangat percaya bahwa Tuhan sangat baik kepadaku, apapun keadaanku. Aku tidak perlu bercerita kesana kemari tentang kedukaanku dan tentang betapa malang nasib yang kuterima. Aku hanya memilih Tuhan sebagai teman yang paling setia mendengar dan memberi jalan-jalan baru.

Bila aku bersedih, merasa gagal, kecewa dan menderita aku hanya perlu mengambil air wudhu dan berbincang denganNya. Disitulah DIA mengajariku istighfar, sebab aku lupa bersyukur.

Anugerah kebahagiaan yang diberikan Tuhanku, jauh lebih besar jumlahnya dibanding anugerah berupa kesakitan dan kepedihan. Aku mulai belajar menghitung-hitung anugerahNya.

Dalam tiap doa usai shalatku, pikiranku memperhatikan diriku yang cantik dan tetap cantik, aku sehat, aku cukup cerdas kata orang, aku punya pekerjaan dan selalu dicukupkan, aku diberi kesempatan menyelesaikan kuliah dan bahkan kuliah lagi pada jenjang yang lebih tinggi, aku punya anak lelaki yang mengerti , patuh dan menyayangi aku, aku punya keluarga yang sangat menyayangi aku, aku punya beberapa teman dekat yang menyayangi aku, aku punya begitu banyak teman, aku dipercaya Allah bekerja pada sebuah kampus yang sangat aku cintai, orang menyebutku sebagai dosen, aku dipercaya oleh Allah untuk membantu mendidik dan men-sarjanakan ratusan mahasiswa, betapa ini tugas yang sangat mulia, aku dicintai begitu banyak mahasiswa, aku dirindukan kehadiranku setiap hari oleh mereka, aku tempat bersandar bagi anak-anakku yang bermasalah dan membutuhkan pertolongan, aku dirindukan kehadiranku oleh anakku, oleh ibuku, oleh ayahku, kakak-kakakku dan adikku, juga semua kerabatku, aku disayangi oleh para lansia dan anak-anak di kampungku dan dirindukan kehadiranku, aku…aku..masih banyak lagi anugerah yang tidak mampu kuhitung dengan jumlah jari-jariku. Saat aku tak mampu menghitung keberkahan, di situ aku menangis dan istighfar. Aku menangis, istighfar dan sejak itu mulai belajar hidup penuh kesyukuran.

Hingga pada suatu saat, aku kirim pesan kepada mantan suamiku yang sudah mempunyai keluarga baru. Aku menemukannya di FB. Aku merasa perlu mencarinya sebab anakku sudah dewasa dan mempunyai kepentingan untuk mengabarkan sesuatu yang penting kepada ayahnya.

Kutulis kalimat pada chat-ku:

“Salam. Semoga keadaan mas baik dan sehat. Sengaja kukirim ini untuk meminta maaf. Aku minta maaf atas kesalahan yang mungkin kulakukan tapi tidak sempat aku merasa berbuat salah. Aku pasti berkontribusi atas kejadian yang tidak membahagiakan waktu itu. Aku minta maaf… Aku juga ingin mengucapkan terima kasih atas ‘pelajaran-pelajaran indah’ yang telah mas ajarkan padaku. Terima kasih banyak ya…! Pelajaran-pelajaran itu mendewasakanku. Jika ‘pelajaran-pelajaran’ itu tidak mas ajarkan, mungkin aku tidak akan sampai di sini, seperti keadaanku yang sekarang. Salam.”

Ia ternyata membalas pesanku.

“Salam Arie, aku yang seharusnya meminta maaf pada kalian. Kamu perempuan hebat . Hatimu sangat mulia. Aku yakin kamu tangguh dan sanggup menjalani hidupmu dengan baik. Jaga dirimu baik-baik. Aku selalu mendoakanmu. Salam.”

Membaca pesannya, aku meneteskan air mata bahagia. Bukan karena ia memujiku secara berlebihan. Tetapi lebih karena, aku akhirnya sanggup melunasi “hutangku”, membersihkan hati dari segala yang kotor dan menyakiti. Aku, seperti tidak percaya mampu berdamai dengan diri. Juga berdamai dengan sosok yang kunilai sebagai menyakiti, padahal sejatinya ia terikirim untuk mengajarkan pelajaran-pelajaran penting bagi kehidupanku selanjutnya. Aku yankin, dimanapun ia berada, ia pasti mendoakan segala kebaikan untuk aku dan anakku.

Disakiti memang sakit. Tapi kesakitan-kesakitan itu bermakna. Sebab kesakitan-kesakitan itu sesungguhnya membantu kita untuk belajar lebih banyak lagi tentang hal-hal yang tidak biasa. Inilah salah satu faktor mengapa aku sangat tertarik memelajari hal-hal relevan dengan ketidakbahagiaan. Menjadi pemerhati masalah ketidakbahagiaan.

Akhirnya aku mengerti bahwa, pelajaran-pelajaran sepanjang hidup, tidak mungkin diberikan Tuhan melalui para guru kehidupan, jika memang tidak ada relevansinya dengan kehidupan kita selanjutnya. Kesakitan, kepedihan, kedukaan dan penderitaan bukanlah momok yang harus ditakuti, namun anugerah yang harus dipeluk dan dilenturi.

Terima kasih sudah membaca. Terima kasih Allah Yang Maha Kuasa. Terima kasih kepada semua yang menginspirasi. Salam bahagia dan terus berkarya!

PENTING:

Jika boleh memohon, jangan memberi komentar/pertanyaan. Please, khusus untuk tulisan saya yang satu ini saja, ya! Sebab kami semua sudah menjalani hidup baru dan bahagia dengan keadaan masing-masing. Ini dibuat hanya untuk menginspirasi mereka yang mungkin pernah/sedang mengalami keadaan sejenis dengan apa yang saya alami. Untuk menginspirasi yang sedang dicoba/diujii, agar jangan menghitung-hitung kesakitan dan kepedihan, tapi cobalah menghitung anugerah kebahagiaan yang jumlahnya pasti jauh lebih besar (dan bahkan tak mungkin terhitung). Tapinya lagi, untuk VOTE, tetap diterima dengan bahagia.

oleh : Aridha Prassetya
source : kompasiana

Lebih dari 20 Tahun Setia Mendampingi Para PSK Dolly

Vera, pendamping PSK Dolly

Hidup sarat dengan pilihan. Termasuk pilihan untuk hidup lebih baik. Pemahaman ini selalu disampaikan Vera pada para pekerja seks komersial yang ia temui.

Hidup lebih baik, kata Vera, tak lantas diartikan hidup lebih kaya dari yang sudah-sudah. Tapi bisa hidup di jalan yang lebih baik. Dia menyadarkan banyak perempuan pekerja seks komersial bahwa banyak jalan mencari uang, selain dengan cara 'menjual' tubuh. Uang bisa didapat dengan menjahit, buka warung, bekerja di salon dan masih banyak lagi.

Vera (58), lahir dengan nama asli Lilik Setyowati. Bagi warga Dolly dan sekitarnya, nama ini sangat populer. Maklum, Vera sudah lebih dari duapuluh tahun melakukan pendampingan terhadap para PSK di lokalisasi yang konon terbesar di Asia Tenggara ini. Lewat Yayasan Abdi Asih, lembaga swadaya masyarakat bentukannya, Vera menampung banyak keluh kesah dan harapan para PSK.

Yayasan ini berdiri pada 13 Juli 1987, di Jl Dukuh Kupang Timur XII/31 Surabaya, tak jauh dari lokalisasi Gang Dolly dan Jarak. Setiap hari, banyak aktivitas digelar di sana. Seperti diskusi, kursus memasak, menjahit, kecantikan, manajemen usaha, dan masih banyak lagi. Upaya mengasah ketrampilan ini disambut gembira para PSK. Mereka aktif terlibat. Karena ternyata kebanyakan pun tak ingin terlalu lama terperangkap bekerja Dolly.

Istri almarhum M. Sarjono ini tidak tahu, gara-gara ikut programnya, sudah banyak PSK berhasil lepas dari predikat yang dipandang rendah oleh masyarakat. Walaupun banyak PSK 'pensiun' dan kini bekerja sebagai penjahit, buka salon, catering, dan lain-lain, namun nyatanya jumlah PSK di Dolly terus bertambah.

Hilang lima, datang sepuluh. Tak heran jika siklus dan seleksi alam di Gang Dolly juga berjalan sangat ketat. PSK yang usianya sudah tak lagi muda dengan cepat tergusur. Saat mereka tidak laku, rata-rata belum memiliki tabungan yang cukup. Apalagi bekal ketrampilan. Akibatnya, saat mereka tidak masuk dalam daftar primadona Dolly, mereka tersingkir ke pinggiran, kemudian jadi penjaja cinta kelas pinggiran jalan.

Kenyataan ini jelas memperburuk keadaan. Tidak ada kontrol terhadap PSK, dan tamu-tamu yang datang. Selain rentan problem sosial dan keindahan kota, juga berpotensi munculnya problem kesehatan seperti penyakit menular seksual seperti penyakit kelamin, AIDS, dan masih banyak lagi. Ini sesungguhnya yang jadi alasan, mengapa gagasan penghapusan lokalisasi Dolly bagi sebagian orang sangat tidak tepat.

Sejauh ini Vera melihat, sebagian besar perempuan yang datang ke Dolly dan Jarak sebetulnya tak pernah berharap bakal bekerja sebagai PSK. Dari pantauannya, mereka melakoni pekerjaan itu karena terpaksa. "Kalau sudah begitu, pilihannya tinggal tiga. Membiarkan mereka semakin terjebak, membantu mereka agar keluar dari jebakan, atau mencibir mereka?ujar pekerja sosial yang yang mendapat nama Vera dari mantan mucikarinya ini.

Dan saat orang masih sibuk mencari jawaban, Vera terus melangkah. Karena ia percaya, problem yang dihadapi para PSK sesungguhnya sangat mendesak untuk diselesaikan. Jika kita terlalu lama berperang retorika, keburu mereka tersingkir dan terbuang di jalanan.

Minuman yang Bantu Redakan Stres

Minuman hangat seperti teh atau kopi sepertinya menjadi teman setia saat bersantai. Selain menjadi teman setia, minuman-minuman berikut ini dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga meningkatkan mood Anda sepanjang hari.
Minuman yang Bantu Redakan Stres

Berikut minuman yang bisa bantu redakan stres seperti dikutip Healthmeup, Minggu (29/12/2013), yaitu:

1. Teh Hijau

Minuman yang satu ini sepertinya menjadi kesukaan para wanita, teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk hati dan pikiran. Minuman ini membantu menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan.

2. Valerian

Valerian merupakan ramuan yang sering disebut dengan teh herbal. Minuman yang satu ini dapat mengurangi tingkat kecemasan, nah yang sulit tidur atau sering gelisah bisa mencoba minuman ini.

3. Jus ceri

Menurut penelitian jika seseorang mengonsumsi jus ceri dua kali dalam satu hari maka dapat memberikan tidur yang lebih baik dan membantu mengurangi stres.

4. Teh hitam

Penelitian menunjukan orang yang minum teh hitam selama enam minggu maka tingkat kortisol akan berkurang. Cobalah menghirup kopi hitam tanpa kafein ini maka Anda dapat merasakan santai dan tidur juga akan berkualitas.

5. Chamomile

Teh chamomile dikenal dapat membantu hati dan pikiran menjadi santai, karena asam amino yang ada berperan sebagai obat penenang yang ringan.

6. Air putih

Hati yang kacau dapat reda ketika mengonsumi air putih, sehingga tubuh akan terhindar dari cemas dan stres.

7. Jus sayuran

Campuran bayam, seledri dan wortel memiliki kandungan kalsium dan magnesiuam cukup tinggi. Minuman ini dapat menurunkan tekanan darah dan stres sehingga pikiran menjadi tenang dan santai.

Banyak Wanita Menilai Negatif Diri Sendiri

Banyak wanita kurang bisa menerima kondisi yang ada dalam diri mereka. Ini membuat mereka menjadi rendah diri dan cenderung selalu mengaitkan diri sendiri pada suatu pendapat yang negatif. Menurut studi yang dilakukan badan amal Girlguiding, penyebab wanita menjadi tidak puas pada keadaannya adalah asumsi-asumsi yang berkembang di lingkungan.

Contohnya adalah saat ini berkembang stereotip yang mengatakan bahwa wanita berparas cantik lebih bisa diterima oleh banyak kalangan. Atau, wanita yang suka berdandan dengan kosmetik beraneka rupa dianggap sebagai cerminan wanita modern. Lebih memprihatikan lagi, muncul stereotip jika wanita gemuk cenderung kurang laku di mata pria. Berbagai stereotip yang ada tersebut menjadikan wanita minder dan menyesali punya fisik seperti saat ini.

Hal tersebut diperparah oleh tayangan iklan atau promosi dari berbagai produk wanita. Banyak gadis akhirnya tertarik membeli suatu produk berbekal stereotip yang muncul di sekitarnya. Mereka rela menghabiskan yang banyak demi memenuhi tuntutan untuk menjadi sempurna di mata orang lain.

Hanya saja kabar buruknya,anggapan salah tentang wanita tersebut juga telah menimbulkan penyalahgunaan. Sebagian wanita sengaja lebih terbuka untuk urusan seksual agar diterima dalam pergaulan dengan banyak pria. Konon wanita binal jauh lebih bisa diterima oleh pria dibanding wanita kalem. Dari sinilah menyikapi diri secara salah menjadi wanita dibully oleh banyak pihak, termasuk urusan pelecehan seksual.

Cara paling baik adalah menerima kondisi diri sendiri dengan sudut pandang positif. Setiap wanita akan punya sisi keunggulannya sendiri. Jadi tidak perlu pusing memikirkan asumsi-asumsi negatif yang berkembang di lingkungan.


sumber : Girlguiding

Heartbreaking – Suami Mendokumentasikan Foto Istri Melawan Kanker Payudara

The Battle We Didn't Choose / "Pertempuran Yang Tidak Kami Pilih" adalah sebuah portal berisi serangkaian foto oleh Angelo Merendino untuk menghormati istrinya Jennifer dalam perjuangannya melawan kanker payudara.

Jennifer didiagnosa mengidap kanker payudara lima bulan setelah menikah, kemudian Angelo mulai mendokumentasikan serangkaian rasa sakit mereka, rasa takut, kehidupan, dan cinta satu sama lain karena mereka memerangi penyakit bersama-sama.

Dalam salah satu gambar, menunjukkan beberapa senyum di wajah mereka, sementara lainnya menunjukkan Jennifer di rumah sakit dengan rambut kepala dicukur habis dan wajahnya mencerminkan rasa sakit.

“Foto-foto saya menunjukkan kehidupan ini setiap hari , “tulis Merendino. “Mereka memanusiakan wajah penderita kanker, di wajah istri saya. Mereka menunjukkan tantangan, kesulitan, takut, sedih dan kesepian yang kami hadapi, yang dihadapi Jennifer, saat ia berjuang dengan penyakit ini . “

“Yang terpenting dari semua, foto-foto ini menunjukkan cinta kami, ” tambahnya. ” Foto-foto ini tidak mendefinisikan kita, tetapi mereka adalah kita. “










sumber :
mywifesfightwithbreastcancer.com
angelomerendino.com

DROP OUT ( DO ) , Apa Tujuan Mereka?

Mungkin dari Anda sudah banyak mendengar kata pengusaha. Namun tahukah Anda bahwa seorang pengusaha harus mempunyai sikap untuk terus belajar, Sampai kapanpun tak pernah berhenti belajar dari kehidupan untuk membangun bisnis Usahanya.
Bill Gates and Mark Zuckerberg

Namun akan timbul pertanyaan, jika tokoh pengusaha sukses seperti Mark Zunberg, Bill Gates, maupun pengusaha lainnya memiliki sikap terbuka untuk belajar? Faktanya mereka memilih drop out di tengah kuliah mereka. Bukankah itu indikasi bahwa pengusaha tidak mau menghabiskan banyak waktu untuk belajar?

Sebenarnya mereka itu belajar, Namun mereka melakukan Drop-Out dari bangku kuliah karena sudah menemukan apa yang mereka inginkan dalam hidup. Daripada menghabiskan waktu dan biaya di bangku kuliah, mereka sudah mulai terjun di bidang usaha pada usia relatif muda.

Perlu Anda ketahui, pengusaha sukses seperti Mark Zunberg pendiri Facebook ataupun Bill Gates pendiri Microsoft memiliki pola pikir yang berbeda dengan sebagian besar orang. Tidak seperti rekan kuliahnya yang cenderung menyerap teori pada bangku kuliah, Mark dan Bill tidak tertarik untuk mencari kebenaran absolut, tetapi lebih melihat peluang untuk langsung mempraktekan apa yang mereka pelajari dan segera menikmati hasilnya.

Di saat para mahasiswa lain begitu terobsesi untuk mendapat ijazah dan nilai yang terbaik, sebagai bukti pengakuan dari kampus bahwa mereka telah lulus jenjang pendidikan tertentu. Para pengusaha teknologi itu (Mark Zunberg dan Bill Gates) merasa tidak perlu mendapatkan pengakuan dari orang lain atas apa yang mereka lakukan. Mereka lebih terarik melihat hasil dari usaha mereka.

Walaupun terkesan seperti anak berandalan, mereka adalah pembelajar yang hebat. Bedanya dengan para brandal kampus ataupun preman sekolah lainnya yang sering bolos. Bill dan Mark itu tetap konsisten untuk mewujudkan impiannya, mereka rela berputar otak dan tidak mudah bosan dengan apa yang mereka kerjakan. Tentu itu berbeda dengan brandal kampus bukan?

8 Tokoh Autisme Penakluk Dunia

Inilah 8 Tokoh Autisme Penakluk Dunia. Autisme bukan halangan untuk terus berkarya dan meraih prestasi. Kedelapan orang ini berhasil membuktikan bahwa kelainan perkembangan sistem saraf yang mereka alami sejak lahir atau balita tidak menyurutkan mimpi mereka.

Setelah membacanya, mungkin kita lebih memahami bahwa autisme bukan cacat, melainkan orang yang punya keistimewaan. Bakat-bakat super yang terpendam, menanti diasah.Berikut ini daftarnya.


1. Daniel Tammet

Daniel Tammet

Daniel Tammet adalah sarjana autis yang dapat menyelesaikan perhitungan matematis paling membingungkan di dunia dan mampu menguasai bahasa asing dalam hitungan hari. Daniel dapat berbicara dalam sepuluh bahasa yang berbeda, termasuk Rumania, Gaelik, Welsh, dan Islandia. Kita bisa menyebutnya sebagai salah satu orang paling genius di bumi saat ini.

"Ketika saya mengalikan angka-angka itu bersamaan. Saya melihat ada dua gambar. Gambar itu kemudian mulai berubah dan berkembang, dan bentuk ketiga pun muncul, dan itu jawabannya", kata Danile kepada The Guardian.

Diperkirakan 10% dari populasi orang autis memiliki kemampuan yang dimiliki oleh Daniel. Menariknya, hingga sekarang, tidak ada ilmuwan yang bisa menjelaskan mengapa bisa demikian. Kebanyakan dari mereka bahkan tidak bisa menjelaskan bagaimana mereka bisa melakukannya, tetapi Daniel bisa.



2. Temple Grandin

Temple Grandin

Temple Grandin (lahir 29 Agustus 1947) adalah seorang dokter berkebangsaan Amerika yang menguasai ilmu hewan dan menjadi profesor di Colorado State University. Dia juga berprofesi sebagai penulis buku terlaris, aktivis autis, dan konsultan untuk industri peternakan. Temple pernah menciptakan hug box, sebuah perangkat untuk menenangkan anak-anak autis. Pada tahun 2010, Temple masuk dalam majalah Time untuk daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia pada kategori Heroes.



3. Matt Savage

Matt Savage

Matthew Matt Savage lahir pada tahun 1992. Ia adalah seorang musisi autisme dari Amerika yang lahir di Sudbury, Massachusetts. Matt merupakan putra dari Diane dan Lawrence Larry Savage. Ia didiagnosis dengan gangguan perkembangan pervasif, bentuk lain dari autisme, pada usia tiga tahun. Pada usia 6 tahun, Matt belajar bermain piano sendiri. Ia belajar piano klasik selama kurang dari satu tahun sebelum akhirnya menemukan bahwa jazz adalah fokus utamanya. Matt kini telah merekam tiga audio CD dan semua hasil disumbangkan untuk penelitian dan dukungan untuk kaum autisme.



4. Satoshi Tajiri

Satoshi Tajiri

Satoshi Tajiri adalah seorang desainer video game asal Jepang yang dikenal sebagai pencipta karakter fenomenal Pokemon. Dia juga dikenal sebagai pendiri sebuah video game developer bernama Game Freak, Inc. Pokemon sendiri merupakan waralaba video game paling populer kedua di dunia, setelah Super Mario Brothers. Ide pokemon muncul setelah dirinya terinspirasi pada pengalaman masa kecilnya. Semasa kecil, teman-teman Satoshi sering memanggilnya Dr. Bug karena kegemarannya pada serangga. Karakter Pokemon adalah wujud dari alter egonya yang menyukai dunia serangga.



5. Tim Page

Tim Page

Tim Page lahir pada 11 Oktober 1954 di San Diego, California. Dia adalah penulis, editor, kritikus musik, produser dan profesor. Tim adalah kritikus musik yang berhasil memenangkan hadiah nobel, editor dan sekaligus penulis biografi Dawn Powell. Tumbuh dengan sindrom Asperger yang tidak terdiagnosis, Tim berhasil membuktikan bahwa dirinya kompeten dalam bidang yang digelutinya. Dia dipilih oleh Opera News sebagai salah satu dari 25 orang paling berpengaruh di dunia opera. Pada tahun 2009, Tim menerbitkan sebuah buku berjudul, Paralel Play, memoarnya tentang pengalamannya tumbuh dengan sindrom Asperger.



6. Donna Williams

Donna Williams

Donna Leanne Williams atau juga dikenal dengan nama suaminya, Donna Leanne Samuel, lahir pada Oktober 1963. Dia adalah seorang penulis, artis, penyanyi dan penulis lagu, penulis skenario dan pematung asal Australia. Pada tahun 1991, Donna didiagnosis dengan autisme. Dia telah menulis empat otobiografi, antara lain: Nobody Nowhere: The Extraordinary Autobiography of an Autistic Girl (1992), Somebody Somewhere: Breaking Free from the World of Autism (1994), Like Colour to the Blind: Soul Searching and Soul Finding (1998) dan Everyday Heaven: Journeys Beyond the Stereotypes of Autism (2004).



7. Dawn Prince-Hughes

Dawn Prince-Hughes

Dawn Prince-Hughes atau biasa disapa Dawn Prince, lahir pada 31 Januari 1964 di Carbondale, Illinois. Dia adalah seorang antropolog, ahli primata, dan etologis yang menerima gelar MA dan PhD di bidang antropologi interdisipliner dari Universitaet Herisau di Swiss. Dia adalah ketua eksekutif ApeNet, Inc. dan telah menjabat sebagai direktur eksekutif institut untuk Cognitive Archaeological Research.
Dawn juga menulis beberapa buku seperti Songs of the Gorilla Nation: My Journey Through Autism, Gorillas Among Us: A Primate Ethnographer's Book of Days, Expecting Teryk: An Exceptional Path to Parenthood, The Archetype of the Ape-man: The Phenomenological Archaeology of a Relic Hominid Ancestor, Adam, an editor untuk Aquamarine Blue 5: Personal Stories of College Students with Autism.



8. John Elder Robinson

John Elder Robinson

Buku terlaris New York Times yang berjudul Look Me in the Eye diterbitkan pada tahun 2007 oleh Random House. Buku ini mengisahkan kehidupan John Elder Robinson yang tumbuh sebagai penyandang autisme. John didiagnosis dengan sindrom Asperger, namun ia telah sangat dikenal karena bakatnya dalam mekanika dan elektronika. Kemampuan John membuatnya dengan mudah diterima di perusahaan sound milik Pink Floyd. Dia sekarang punya bisnis sendiri, yakni mengumpulkan dan memperbaiki mobil antik Eropa. John menceritakan kisahnya dengan rasa humor dan sikap yang jujur. Ia pun menggambarkan tentang apa yang membuatnya berbeda dari orang lain di sekitarnya.

Pertanyaan Tes tingkat tinggi :)


Pertanyaan Tes tingkat tinggi
Teman-teman sekalian bagi anda yang mempunyai bakat menjawab tes paling susah di dunia maka jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan hati dan pikiran teman-teman sekalian.



Pertanyaan Pertama :  Hewan apa yang paling Hitam di dunia?

Kambing hitam di cat warna hitam di lihat di malam hari pake kecamata hitam


Pertanyaan ke dua :  ada 3 mayat dan disamping 3 mayat tersebut terdapat pecahan kaca dan tumpahan air, kenapa ke3 mayat tersebut bisa kehilangan nyawanya?

Aquarium pecah, ke 3 mayat tersebut adalah ikan

Pertanyaan ke tiga :  andi adalah seorang satpam malam yang sudah bekerja selama 5 tahun, bos andi sangatlah sibuk dan sering keluar kota namun akhir-akhir ini andi selalu memperingatkan sang bos agar tidak keluar kota lagi karena tadi malam andi bermimpi melihat mobil sang bos masuk kejurang, namun pada waktu itu andi langsung di pecat padahal niat andi baik, pertanyaanya kenapa andi di pecat?


Andi kan satpam malam dan berkewajiban untuk tidak tidur dimalam hari

Pertanyaan ke empat : percayakah anda bahwa ada seorang baru saja kehilangan nyawanya karena meludah di pasar?

Ya, dia meludahi penjual pisau yang sedang mengasah pisaunya

Pertanyaan ke lima : harga 1 porsi nasi goreng adalah Rp.10.000, namun erwin membayarnya dengan Rp.50.000, kenapa hal itu bisa terjadi?

Ya Bisa, karena Erwin makan 5 porsi nasi goreng

Uniknya Uang Seribu Rupiah

Pertama perhatikan gambar Kapitan Pattimura lagi dan arahkan pandangan anda di kancing baju yang bawah dekat dengan golok/parang, kalau susah pakailah kaca pembesar atau mikroskop.Yup anda betul bukankah itu si Mr. Smiley :-)

Mungkin sebenarnya si desainer uang ini tidak bermaksud demikian, tapi yang terjadi adalah bentuk Smiley ini tercetak di semua lembaran uang seribu rupiah yang beredar.



Patimura... jasamu sangat berarti di tanggal tua... hehehe.... :)

Pentingkah sekolah???

share omongan Dedy Corbuzier yang ane anggap ada betulnya juga....https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=h3Fig53Si0I



Bagi yang koneksi lelet ane kasih versi teks ya.. heheheh... :

PENTINGKAH SEKOLAH??? (By: Deddy Corbuzier)
Sekitar empat tahun yang lalu saya mengadakan seminar di sebuah sekolah ternama, dan hasilnya amat sangat mengguncang sekolah tersebut, karna setelah itu banyak guru dan kepala sekolah yang datang kepada saya mengatakan bahwa, apa yang saya sampaikan tidak pantas disampaikan kepada murid yang datang pada saat itu, karna saya lebih pro ke murid daripada ke sekolah tersebut.
Tapi saya akan mengatakan lagi hal ini ke anda supaya anda dapat mendengarkan apa yang saya sampaikan pada saat itu walaupun dalam waktu yang singkat karna hanya dalam bentuk suara rekaman suara saya.
Pertama, saya ingin mengatakan dulu bahwa sekolah itu, “penting”. Ok?Jadi, bukan mengatakan bahwa anda tidak harus sekolah, jangan sampe ke sana larinya. Tapi saya ingin mengatakan bahwa, walaupun sekolah itu penting,, namun banyak hal yang salah di dalam sekolah; terutama, di Indonesia.
Mengapa?
Begini saja... Anda pasti tau bahwa banyak sekali anak2 yang jelek nilai sekolahnya atau tidak baik di sekolahnya, tapi besarnya bisa sukses. Sedangkan anak2 yang sukses di sekolah, saya tidak mengatakan bahwa mereka tidak bisa sukses, tapi banyak sekali yang akhirnya kerja, menjadi pegawai biasa. Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karna masa depan tidak ditentukan oleh sekolah.
Kalo anda liat dari, apa sih yang ingin dibentuk oleh sekolah?Menurut saya hanya satu, sekolah ingin membentuk anak2nya menjadi guru.
Jadi, guru matematika, ingin membuat anak2nya menjadi guru matematika. Guru sejarah ingin membuat anak2nya yang belajar, menjadi guru sejarah. Begitu juga dengan guru2 lainnya.Anehnya, kalo kita ambil seorang guru, ambil saja, guru matematika. Lalu, kita beri test tentang geografi, saya berani yakin bahwa dia tidak menguasai geografi. Atau guru kimia, kita test seni rupa, saya yakin guru kimia tersebut tidak bisa melakukan test seni rupa, atau nilainya jelek.. Atau guru seni rupa, kita test olahraga, pasti dia juga tidak bisa olahraga dengan nilai baik.


Lalu mengapa, kalau guru2 tersebut tidak bisa melakukan hal lain dengan nilai baik, tapi murid2nya dipaksakan mendapatkan semua nilainya baik. Aneh kan???Kalau gurunya saja hanya menguasai satu mata pelajaran, mengapa semua murid harus menguasai semua mata pelajaran.
Ya, mungkin untuk dasar, katanya.Tapi, toh ternyata ketika sudah dewasa sang guru pun sadar bahwa dia tidak menggunakan atau tidak memerlukan semua ilmu/pelajaran yang diberikan pada saat dia kecil. Iya tidak???


Karna, pada dasarnya tidak ada manusia yang bisa sempurna dalam segala hal, begitu juga murid2.Murid2 tidak bisa menguasai semua hal secara baik. Banyak sekali pelajaran2 yang diberikan dan tidak digunakan ketika dewasa.
Contohnya begini saja, mempelajari peta buta. Saya sampai sekarang tidak tau kenapa saya harus mempelajari peta buta ketika saya kecil. Saya tidak menjadi ahli geografi, saya juga tidak menjadi tour guide, saya tidak menjadi itu. Lalu buat apa saya dulu mempelajari itu? Kalo saya ingin menjadi seorang tour guide atau saya ingin menjadi seorang ahli geografi, mungkin saya harus mempelajari hal tersebut.Atau, menghafalkan nama2 gubernur, menghafalkan nama2 walikota, yang sedangkan walikota atau gubernur berganti setiap berapa tahun sekali.

Jadi, sangat amat tidak masuk akal, menurut saya. Saya tidak tahu sekarang masih atau tidak harus menghafal nama2 tersebut. Dulu saat saya masih sekolah, di SMP atau SMA saya lupa, guru akuntan saya mengatakan pada saya, karna nilai akuntan saya jelek.“Kalau nilai akuntansi kamu jelek, Ded, kamu tidak akan bisa menjadi orang sukses.”O ya? Ternyata saya bisa sukses dan saya bisa membayar akuntan yang bekerja pada saya. Itu adalah fakta..

Sekarang, begini sajalah, apa sih yang harus dirubah? Sekolahnya?
Mungkin sistemnya.Mengapa tidak sejak kecil ketika anak masih dari sekolah SD, kita lihat dulu berapa lama, apa yang dia suka. Lalu kita bagi kelasnya. Kalau anak tersebut suka matematika, berikan pelajaran matematika lebih banyak, kalau anak tersebut suka sejarah, berikan dia pelajaran sejarah lebih banyak.

Jadi seperti orang kuliah tapi sejak kecil. Jadi sejak kecil anak itu sudah dijuruskan kepada apa yang dia suka, bukan dijejalkan dengan semua pelajaran yang dia suka atau tidak suka, harus bisa dan harus hafal. Ada anak dengan rengking satu yang bisa menghafalkan semuanya, tapi begitu dia menjadi dewasa, pikirannya telah terkotaki, kreativitasnya telah buntu, otak kanannya tidak akan jalan.


Kenapa?Karna yang dipakai hanya otak kiri, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal.Akhirnya, bukan pintar, bukan cerdik, tapi jago menghafal. Menghafal rumus matematika, menghafal sejarah, menghafal peta buta, dan sebagainya.Dan biasanya anak2 tersebut pelajaran olahraganya atau pelajaran seni rupanya jelek karna otak kanannya tidak dipakai.
Anak saya sekolah di sekolah internasional, dan sejak kecil, sejak SD, anak saya sudah diarahkan ke pelajaran mana yang dia lebih suka dan kelasnya lebih banyak. Jadi, kelasnya banyak dan anaknya sendiri yang datang ke kelas bukan gurunya yang datang ke kelas untuk mengajar anaknya.
Lalu bagaimana merubah itu semua???Memang susah karna sekolah pasti tidak akan ingin merubah. Butuh tahunan untuk merubah itu.Saya harap satu saat bisa. Tapi sebelum itu bisa, apabila yang mendengarkan suara saya ini orangtua, dengarkan ini baik2.Apabila yang mendengarkan suara saya ini adalah anak2, minta orangtua anda untuk mendengarkan suara saya, sebentar saja.

Kalau seandainya orangtua mendukung apa yang paling anak sukai dalam mata pelajaran, mungkin dia akan menjadi anak yang lebih berhasil nanti kedepanya.Bagaimana caranya?
Begini, pelajaran matematika merah, pelajaran seni rupa bagus, kenapa yang harus di lesi di rumah pelajaran matematika? Kenapa memanggil guru matematika untuk memberi les tambahan matematika?Tidak perlu kan? Kenapa tidak dilesi sesuatu yang memang anak itu suka! Kalau anak saya pelajaran matematikanya jelek dan pelajaran seni rupanya bagus, saya tentu akan meleskan anak saya seni rupa, supaya bakatnya sudah mulai dikembangkan sejak kecil.Bukan memaksakan hal yang memang mereka tidak suka.
Kalau seni rupanya jelek, sejarahnya bagus, biarkan pelajaran seni rupanya jelek, pelajaran sejarahnya dibantu orangtuanya di rumah untuk lebih dikembangkan. Memang ada pelajaran2 yang kalau nilai anda jelek maka anda tidak lulus ujian atau tidak naik kelas.
Ya, kalo pelajaran2 seperti itu dibantu supaya mendapatkan nilai secukupnya, cukup untuk lulus & naik kelas tentunya. Tidak perlu sembilan, tidak perlu sepuluh.
ingat! nilai pelajaran anda tidak menentukan masa depan anda, nilai UAS anda tidak menentukan masa depan anda, anda rengking satu di kelas bukan berarti anda akan berhasil menjadi manusia kelak ketika anda dewasa, sama sekali tidak berhubungan menurut saya.

Kuncinya adalah orangtua di sini. Orangtua harus mendukung apa yang anak suka. Kalau ada pelajaran yang jelek, pelajaran yang baik, dukung pelajaran yang baik...Jangan memaksakan terhadap anak dari yang asalnya pelajarannya jelek menjadi bagus, nilainya sembilan atau sepuluh, tidak penting!
Tidak perlu takut untuk mendapatkan nilai jelek!Tidak perlu takut untuk tidak naik kelas!Tidak naik kelas bukan berarti masa depan anda hancur!
Ada lho, anak yang sampai bunuh diri karna dia tidak naik kelas, justru itu yang hancur masa depannya.Saya, pernah tidak naik kelas. Masalah? Tidak sama sekali.Orangtua saya marah? Tidak sama sekali pada saat itu. Kebetulan orangtua saya berpikiran luar biasa dan moderat, dan tidak semua orangtua bisa seperti itu.
Tapi itulah yang saya harapkan dari para orangtua di Indonesia. Memberikan dukungan pada anak2nya, tidak memarahi anak pada saat nilai anaknya jelek, tidak menghakimi pada saat tidak semua pelajaran nilai sang anak mendapatkan yang terbaik. Kita harus mengerti dan mendukung apa yang anak itu suka.
Ingat sekali lagi bahwa,
Masa depan anda tidak tergantung pada pintar tidaknya anda di sekolahMasa depan anda tidak tergantung pada anda naik kelas atau tidak naik kelasMasa depan anda juga tidak tergantung dari nilai rapor anda.Masa depan anda sebenarnya tergantung pada kemampuan anda bersosialisasi,Masa depan anda tergantung pada cara dan sikap anda dalam menambah pengetahuan anda setiap harinya dari mana saja. Dari majalah, dari internet, bari buku, dari cerita dari pengalaman2 orang, dari mana saja yang anda sukai.
Saya punya teman yang waktu kecilnya dikenal jelek karna suka main game, dan sekarang, dia menjadi pemilik toko game terbesar di Indonesia. Kaya raya.
Masa depan anda, tidak tergantung dari nilai sekolah anda.Masa depan anda, ada di tangan anda.Jangan takut untuk mendapatkan merah di sekolah anda.Kadang2, merah artinya sukses, untuk masa depan anda.
(Saya Deddy Corbuzier)

 Yuk kita Bahas Nyantai aja....bagaimana pendapat Anda sekalian...




sumber : youtube.com dan merdeka.com

10 Alasan Mengapa Nokia 3310 Lebih Baik Dibanding Samsung Galaxy S4

Samsung Galaxy S4 bisa dikatakan rajanya smartphone di era sekarang. Fitur canggih, revolusioner, dan didukung OS mutakhir dari Android. Namun, ada beberapa alasan mengapa ponsel jadul Nokia 3310 lebih baik dari Samsung Galaxy S4. Dan ini 10 alasan diantaranya.

10. Minim resiko pencurian

Jika ditaksir harga Nokia 3310 mungkin dibawah 200 ribuan. Sedangkan Samsung Galaxy S4 masih sangat mahal diatas 7 jutaan. Jika pencuri melihat dua ponsel ini tergeletak di meja, ponsel mana yang akan dicuri?

9. Praktis di nomor darurat

Samsung Galaxy S4 membutuhkan beberapa langkah untuk lakukan panggilan darurat. Buka kunci layar, buka aplikasi menelepon, buka tombol layar telepon, pencet nomor, kemudian baru lakukan panggilan darurat. Ini berbeda dengan Nokia 3310 yang tinggal pencet 112 atau 911 meski dalam kondisi telepon terkunci.

8. Game pre-load

Nokia 3310 miliki empat game bawaaan; Pairs II, Space Impact, Bantumi, dan Snake II. Sedangkan Samsung Galaxy S4 tidak satu pun miliki game pre-load.

7. Ringtone komposer

Bagi pengguna ponsel jadul ini pasti sangat akrab dengan fitur merangkai ringtone. Fitur ini jadi menu andalan di Nokia 3310. Di Samsung Galaxy S4, tak miliki fitur itu.

6. Ringtone

Speaker Samsung Galaxy S4 memang cukup keras dengan hadirkan dentuman menggelegar. Namun, ringtone Nokia 3310 miliki gelombang suara square yang bisa terdengar hingga jarak jauh.

5. Layar

Samsung Galaxy S4 dibanamkan layar AMOLED canggih yang menakjubkan. Namun ketika terkena sinar matahari langsung, layar ini sukar terbaca. Ini berbeda dengan layar monochrome yang disematkan di Nokia 3310.

4. Harga

Harga keduanya jelas berbeda jauh. Diawal disebut jika Samsung Galaxy S4 masih diangka 7 jutaan keatas tanpa kontrak operator. Nokia 3310 mungkin bisa diperoleh produk second-nya di eBay misalnya hanya 200 ribuan saja.

3. Baterai

Kedua ponsel miliki ketahanan baterai yang berbeda. Samsung Galaxy S4, dengan segala fiturnya yang menguras konsumsi batarai, mungkin harus diisi sekian kali dalam satu hari. Nokia 3310 bisa bertahan beberapa hari meski diisi hanya satu kali.

2. Ketahanan

Nokia 3310 terkenal bandel. Dibanting, jatuh dari ketinggian tertentu masih aman-aman saja. Ini berbeda dengan Samsung Galaxy S4. Ini berbeda dengan Samsung Galaxy S4 yang begitu rentan. Jika terjatuh, bisa alami kerusakan serius. Parahnya, layar bisa tergores atau retak.

1. Perbaikan

Faktor ini mutlak keunggulan Nokia 3310. Selian mudah, ongkosnya pun murah. Memang Samsung Galaxy S4 miliki komponen jelimet dan butuh ketrampilan khusus untuk memerbaikinya. Tarif service-nya pun cukup mahal.


So... yang jadul belum tentu kalah... think positive... hehe