Dapatkan motivasi, artikel motivasi, kata bijak, inspirasi, semangat kerja, semangat belajar, dan tips sukses OR
Tampilkan postingan dengan label TRIK DAN TIPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TRIK DAN TIPS. Tampilkan semua postingan

Berkomunikasi Dengan Bos Anda

Bersikap janggal di tempat kerja, apalagi sok
bergaya anti-mainstream, bisa menjadi kesalahan
fatal. Sah-sah saja jika Anda bekerja dengan
gaya berpakaian ala seorang rockstar, atau Anda
sok galak kepada bawahan, terlambat datang di
meeting, atau menjadi makhluk kantor yang
paling malas. Semua itu masih bisa diperbaiki.
Tapi, Anda harus memiliki suatu komunikasi yang
baik dengan bos. Untungnya, ada beberapa cara
yang efektif untuk berkomunikasi dengan bos.
Lebih Smart dari Smartphone. Ponsel/smartphone
adalah alat yang hebat. Gunakan manfaatnya
untuk memberitahu bos bahwa Anda pekerja yang
selalu up-to-date dan siap siaga setiap saat.
“Pak Derry, ingatkan saya di meeting untuk
memberi laporan tentang penawaran dari
Singapore. Kelihatannya potensial,” adalah pesan
teks yang ideal untuk menyeruak ke dalam otak
bos pada pukul 9:30 malam. Dan, ketika Anda
sedang berada di jalan, kirimkan buletin atau
‘sekilas info’ tentang prospek yang bisa
terwujud, supaya bos tahu bahwa Anda terus
menerus membaca, berpikir, dan menindaklanjuti
pekerjaan Anda. Jangan terlalu banyak, cukup
komunikasikan bahwa Anda senang bisa bekerja
sebagai bawahannyan tentu saja, dengan gaya
profesional .
Maksimalkan Fungsi e-mail . Gunakan kalimat
pendek dan jelas dalam e-mail Anda. “Meeting
dengan Pak Doddy. Tolong beritahu saya kalau
Pak Derry butuh lebih banyak materi.” Inilah
jenis e-mail yang sempurna. Sedangkan yang
berikut ini adalah jenis e-mail yang tidak
disarankan: “Bos, Anda punya jadwal meeting
dengan Pak Doddy, bukan Pak Deddy, dari PT.
Sinergi Perkasa. Meeting dilaksanakan di ruang
rapat lantai 21, pukul 10 pagi hari ini. Jangan
lupa ya. PS: Kalau masih membutuhkan sejumlah
materi pendukung mohon hubungi saya.” Tidak
disarankan karena banyak ditemukan indikator
kerancuan yang sangat mungkin terjadi. Fungsi
yang kedua, e-mail bisa membantu Anda saat
meminta bos untuk ‘membuat keputusan’, kapan
pun, sepanjang hari.
Tampilkan Kesan Berbobot. Semua bos benci jika
harus mendengarkan ocehan yang panjang –
apalagi tidak penting. Jadilah seorang ‘master’
diskusi. Bos mungkin yang meminta
diselenggarakannya meeting, tapi upayakan agar
Anda yang menentukan iramanya, mengatur
konten, dan mengatur struktur yang jelas.
Jangan buang waktu bos. Jadi, buatlah meeting
yang singkat, namun padat, dan tepat sasaran.
Lalu, bila Anda sudah selesai, berikan kesan
bahwa Anda meninggalkan ruangan meeting
dengan semangat, karena Anda seorang pekerja
yang sibuk. Tapi, berhati-hatilah jika perhatian
bos sering terpecah. Karena itu, ingatlah bahwa
Anda harus sampai di ruang meeting dengan
sesuatu yang konkret: Perencanaan, tindakan,
gurauan, senyuman. Ya. Itulah yang dinamakan
meeting.
Jadi Master-meeting. Tentunya, tidak ada yang
bisa menggantikan meeting sebagai sarana untuk
berbicara langsung dengan bos. Anda
berkesempatan untuk menunjukkan beberapa hal
penting kepada bos, misalnya:
Membuat bos terkesan. Tapi jangan terlalu
‘pamer’, cukup dengan menunjukkan –dan
membuktikan– bahwa Anda tahu dan mampu
melakukan pekerjaan Anda.
Mampu mengalahkan musuh dan pesaing.
Mereka mungkin hanya perlu didorong sedikit
agar jatuh.
Mendapat sedikit pujian yang tepat. Jangan
berpikir itu bukan bagian penting daripada
pekerjaan.
Berorientasi pada masa depan. Banyak
wawasan diperoleh para pengamat yang jeli.
Memancing tawa. Orang umumnya mudah bosan
saat meeting, jadi jika Anda berhasil
menyisipkan humor ringan –yang cocok dengan
selera bos– maka suasananya akan membantu
membuat bos senang.
Pastinya, meeting yang bagus adalah yang
singkat, fokus, dan membuat semua orang merasa
nyaman. Perlu diingat bahwa tujuan asli dari
semua meeting –apa pun topik utamanya– adalah
untuk keluar dari ruangan meeting dengan
perasaan lebih kuat daripada waktu meeting
dimulai.
Membawa Kabar Buruk . Menceritakan hal buruk
pada bos mungkin dapat membuatnya kecewa,
atau bahkan marah. Tapi, biarkan dia tahu bahwa
Anda berani mengambil risiko itu dan juga Anda
tidak sepenuhnya takut padanya. Bos mungkin
akan berteriak marah kepada si pembawa kabar
buruk. Tapi, menindak pembawa kabar buruk
barangkali malah akan menjadi tindakan terburuk
yang dilakukannya. Pilihannya: Kebenaran versus
manajer-manajer ABS (Asal Bapak Senang). Nah,
mungkin Anda akan kaget pada beberapa orang
pembawa berita buruk yang dimarahi tapi
kemudian dipanggil kembali dan mendapatkan
pernyataan maaf dari sang bos –yang mengaku
khilaf. Pengakuan dari kesalahan ini ibarat emas
murni untuk karyawan yang cerdas.
Pasang Telinga, Bukan Mulut . Semua bos
biasanya berpikir bahwa orang-orang yang
mendengarkannya adalah yang paling
komunikatif. Jadi, duduk manis dan dengarkan
dia. Sebisa mungkin, tawarkan lebih banyak
pertanyaan daripada jawaban, hingga pada
akhirnya sang bos akan merasa betapa
menyenangkannya saat Anda dan dia bisa
berdiskusi serta mengeksplor ide-ide baru. Dan
siapa tahu, pada titik tertentu mungkin Anda
bergerak pelan-pelan tanpa suara dan tanpa
kentara ke dalam zona yang berada di luar bisnis,
yaitu zona perbatasan yang dikenal dengan nama
‘persahabatan’. Ini artinya, Anda punya
kemungkinan untuk lebih menikmati waktu Anda
dengan bos. Tentunya, dengan lebih menikmati
gaji yang lebih tinggi.

Penyebab Kegagalan Saat Wawancara Kerja

Wawancara kerja memang bisa membuat stres sehingga tanpa disadari memicu kita melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Padahal wawancara kerja adalah saat yang tepat untuk menunjukkan potensi yang kita miliki.

Jangan sampai Anda terjegal di tahap wawancara kerja karena kesalahan berikut ini.

1. Tidak menjawab pertanyaan
Sesulit apa pun pertanyaan yang diberikan saat wawancara kerja, terdiam atau secara polos menghindari pertanyaan dengan menjawab 'tidak tahu', bukanlah pilihan. Orang yang mewawancarai Anda ingin mengetahui apakah Anda mampu berpikir dengan cepat dan diplomatis.

Jika pertanyaan yang diberikan tidak jelas, jangan segan untuk meminta klarifikasi. Ini lebih baik ketimbang tidak bisa menjawab.  Jika Anda ditanya bagaimana menghadapi situasi tertentu yang belum pernah dialami, katakan saja Anda belum pernah melakukan tindakan A, tetapi sudah pernah melakukan B dan mampu menghadapinya. Dengan memberikan contoh prestasi Anda sebelumnya, secara tidak langsung Anda menegaskan diri sebagai aset potensial bagi perusahaan.

2. Terlalu gelisah
Memainkan rambut, menggoyangkan kursi, menggigit kuku, dan berbagai kebiasaan saat kita gelisah, tanpa disadari bisa muncul saat kita begitu tegang menghadapi wawancara kerja. Untuk menghindari gerakan-gerakan tubuh yang tidak perlu akibat rasa tegang dan gelisah, katupkan tangan dan letakkan di pangkuan.

3. Terlambat
Masih banyak orang yang menganggap remah kehadiran tepat waktu. Padahal jika saat wawancara kerja saja Anda sudah terlambat, bagaimana Anda bisa memenuhi permintaan klien? Jika Anda ingin membuat kesan yang baik, Anda harus datang tepat waktu, atau lebih cepat.

Supaya tidak terlambat, pasang alarm beberapa waktu lebih cepat dari biasanya. Jika Anda datang terlalu awal, carilah tempat yang nyaman untuk menunggu sehingga perasaan pun lebih relaks.

4. Busana tidak tepat
Anda mungkin pernah mendengar, "berpakaianlah seperti Anda sudah diterima bekerja di sana". Terlihat rapi dan profesional adalah keharusan saat wawancara kerja. Bahkan jika Anda tampak terlalu berlebihan (misalnya semua orang di kantor itu memakai jeans dan Anda datang dengan blazer rapi), jauh lebih baik ketimbang tampil acak-acakan. Berbusana rapi akan membuat kesan yang positif bahwa Anda adalah calon karyawan yang baik.

6. Tidak siap
Anda mungkin merasa selalu bisa menjawab pertanyaan apa pun dan punya prestasi segudang di kantor lama. Tetapi lebih baik Anda menyiapkan diri untuk setiap wawancara kerja.

Bacalah informasi mengenai perusahaan yang dilamar, bahkan jika perlu pelajari sedikit mengenai orang yang akan mewawancara Anda. Tak ada salahnya mengintip profil orang tersebut di LinkedIn. Makin banyak yang Anda ketahui mengenai perusahaan tersebut, makin besar peluang Anda untuk diterima.



Sumber : She Knows

Mengubah Stres Jadi Motivasi Kerja

Rasanya tidak ada pekerjaan yang bebas dari stres. Tekanan itu bisa berasal dari load kerja yang tinggi, kurang cocok dengan atasan, gaji kurang, atau tidak bisa bekerja sama dengan rekan sekerja.

Meski kita tak mungkin menghindari stres, tetapi banyak cara yang bisa kita lakukan agar stres itu justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih semangat. Cara mengelola stres mungkin berbeda pada stiap orang. Tetapi secara umum ada beberapa hal yang bisa kita lakukan saat menghadapi stres.


- Prioritaskan yang pertama dan terpenting.
Jika Anda sedang dibebani banyak proyek penting sekaligus, tetaplah tenang. Fokus pada tugas yang menjadi prioritas. Bila perlu Anda bisa mengajukan keberatan pada atasan karena Anda berhak untuk mengerjakan apa yang menjadi beban dan target Anda.

- Tetap terorganisir.
Kerjakan sesuai jadwal setiap pekerjaan yang harus Anda lakukan di tempat kerja. Dengan mengetahui target yang jelas, Anda jadi mengetahui bagaimana membuat perencanaan.

- Komunikasi.
Terkadang rencana yang sudah disusun tidak bisa berjalan mulus karena berbagai sebab. Karena itu Anda perlu menyampaikan masalah ini pada orang lain yang berkaitan dengan kerja Anda. Mungkin saja ada rekan kerja yang bisa membantu Anda menyelesaikan tugas tersebut.

- Banyak bergaul
Menjalin kerjasama dan pertemanan dengan rekan kerja dari divisi lain bisa sangat berguna untuk memperlancar pekerjaan. Sesekali luangkan waktu untuk makan siang bersama atau hang out bareng sepulang kerja untuk menjalin kekompakan.

- Delegasi
Jangan meragukan potensi rekan kerja Anda. Dengan demikian Anda bisa mendelegasikan tugas dan pekerjaan bisa sesuai lebih cepat. Salah satu tujuan dari delegasi tugas kepada bawahan memang untuk mengurangi stres. Meski begitu Anda tetap harus mendampingi agar tidak terjadi kesalahan.



Sumber : The Times of India & female.kompas.com

7 Kebiasaan positif untuk hidup lebih optimis

Orang-orang yang sukses adalah orang yang selalu optimis dalam melihat kesempatan hidup. Oleh karena itu, Anda juga harus bisa mencontoh sikap optimis ini dan mengaplikasikannya dalam hidup Anda. Tidak peduli seberapa sering Anda mengalami jatuh bangun dalam hidup, optimisme harus tetap dijaga. Berikut adalah 7 cara untuk melakukannya, yang dilansir dari All Women Stalk.

Selalu bersyukur

Bersyukur akan memberi Anda kekuatan tersendiri untuk dapat melalui setiap rintangan yang ada dalam kehidupan. Dengan berserah diri kepada Sang Pencipta seperti ini, Anda akan lebih bisa menerima kegagalan dan kehilangan dengan lapang dada, dan mau mendorong diri sendiri untuk mencapai kesuksesan. Salah satu bentuk bersyukur adalah dengan memaksimalkan usaha sesuai dengan kemampuan diri untuk hasil terbaik.

Tidak melewatkan satu kesempatan pun

Orang-orang yang sudah mampu memegang teguh optimisme dalam hidupnya tidak akan pernah melewatkan setiap kesempatan yang datang. Mereka selalu bisa mencari celah agar kesempatan tersebut dapat berubah menjadi sebuah keberhasilan. Seberapapun kecil celah tersebut, orang-orang optimis tidak akan menyerah sebelum kemampuan diri betul-betul mencapai batas.

Yakin kepada diri sendiri

Keyakinan diri akan membuat tantangan yang besar nampak lebih kecil dan mudah dihadapi. Tuhan tidak akan pernah memberikan tantangan hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan manusia, jadi tidak ada gunanya meragukan diri sendiri. Berkacalah dan katakan pada diri sendiri bahwa Anda bisa melakukan tantangan apapun yang diberikan untuk Anda dengan sebaik-baiknya.

Cuek pada omongan negatif

Pendapat orang lain bisa saja menjadi sebuah kritik yang membangun untuk Anda. Namun, waspadalah dengan pendapat yang datangnya dari orang yang sirik pada Anda. Pendapat mereka bisa mendatangkan energi negatif jika terus-menerus Anda pikirkan. Berusahalah untuk bisa cuek menghadapi omongan yang negatif tentang Anda.

Memahami kehidupan seperti roda berputar

Seseorang yang mampu memahami maksud kalimat ini akan menjadi pribadi yang lebih ikhlas dan selalu siap untuk mengantisipasi segala bentuk kegagalan maupun keberhasilan. Dalam hidup, ada kalanya seseorang harus dewasa menghadapi pujian, dan bijaksana menghadapi cacian.

Mengalirkan energi positif

Anda akan bisa menerapkan sikap optimis dalam hidup jika Anda bisa membebaskan diri Anda sendiri. Bebas di sini berarti Anda harus bisa menentukan waktu kapan harus bersenang-senang untuk melepas penat, dan kapan harus bekerja keras habis-habisan. Dengan siklus yang seimbang seperti ini, energi positif yang baik untuk produktivitas pun akan mengalir ke diri Anda.

Menganggap kegagalan adalah hal yang biasa

Pribadi yang optimis selalu bisa mengambil hikmah dari setiap kegagalan yang terjadi. Kemampuan untuk bangkit setelah gagal adalah hal yang penting yang harus dimiliki oleh semua orang yang ingin berhasil dalam hidup ini.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda.
source : All Women Stalk, merdeka.com

12 Karakter Dasar Entrepreneur Sukses

entrepreneur sukses
Penelitian ini saya simpulkan berdasarkan pengalaman, riset dan interview di media masa tentang entrepreneur sukses.Ternyata ada kesamaan yang mutlak dimiliki yang oleh entrepreneur sukses. Semua entrepreneur memiliki semangat, ciri khas, gaya, serta dorongan untuk maju. Untuk memudahkan saya memecahnya menjadi 12 karakteristik yang dimiliki oleh semua entrepreneur sukses. Saya membagikan ini agar siapa pun yang ingin menjadi seorang entrepreneur dapat mempelajari dan mengikuti jejak yang ditinggalkan mereka.

1. Percaya Diri
Percaya diri adalah ciri khas seorang entrepreneur. Ini adalah modal pertama yang harus dimiliki. Kita memang tidak dilahirkan dengan tingkat percaya diri yang sama, namun bukan berarti Anda tidak mampu. Brad Sugars mengatakanconfident muncul karena tindakan dan pengambilan keputusan yang berani saat mereka dalam keraguan. Justru disaat ragu mereka lebih banyak memutuskan “Yes” daripada “No”.
Mereka yang sering mengalami keraguan harus lebih sering mengambil keputusan kecil dan besar. Dengan demikian keputusan ini akan memupuk rasa percaya diri dan respek dari kawan maupun lawan.

2. Memiliki rasa tanggungjawab
Mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Mereka bertindak dan memberi perhatian penuh terhadap proses. Mereka melihat solusi dari setiap masalah, bukan menyalahkan keadaan atau anak buah betapapun sulit keadaan itu. Dengan mental positif ini sang pengusaha mengajarkan seluruh karyawan untuk belajar bertanggung jawab. Mereka menggerakkan setiap individu agar dapat diandalkan dan membiarkan setiap individu merasakan nikmatnya memenangkan profit, teamwork, dan kesuksesan bisnis.

3. Mampu berkomunikasi
Entrepreneur menyadari bahwa faktor manusia sangat penting bagi kesuksesan bisnis. Bukan hanya karyawan tapi termasuk juga customer, business partner, dan elemen manusia lainnyalah yang membuat bisnis sukses atau hancur berkeping-keping. Maka komunikasi menjadi kunci kesuksesan dalam menciptakan hubungan yang harmonis.
Seorang entrepreneur terus mempelajari cara berkomunikasi efektif, baik secara tulisan maupun lisan.Mereka mau mendengar, berpikiran terbuka, menjaga integritas dengan mengatakan secara jujur apa yang ada didalam pikirannya.

4. Sangat Terbuka untuk Belajar Hal Baru
Ini adalah salah satu karakteristik yang paling saya kagumi. Enterpreneur adalah pembelajar sejati. Mereka sangat terbuka dengan semua hal yang berhubungan dengan ilmu baru. Banyak yang tidak mengecap pendidikan bisnis secara formal, namun mereka penuh semangat mencari informasi, bertanya, riset dan membaca buku. Tidak sedikit entrepreneur yang autodidak, mereka belajar dari kesalahan. Mereka tidak memiliki arogansi, ego dan dibutakan dengan melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.

5. Team Player
Ini satu hal yang menarik berdasarkan penelitian para pakar bisnis. Entrepreneur adalah pemain tim yang penuh komitmen. Mereka menyadari bahwa sebatang lidi bisa dengan mudah dipatahkan, namun sapu lidi sangat sulit untuk dihancurkan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Mereka juga menciptakan leverage, daya ungkit dari teamwork untuk menyelesaikan persoalan bisnis yang rumit dan berat.Tidak ada entrepreneur yang sukses tanpa dukungan tim sukses.

6. System-Oriented
Seperti seorang ahli matematika, formula yang benar akan memberikan hasil yang benar. Selama kita masih menggunakan formula yang sama, hasilnya pasti sama. Seorang entrepreneur sangat mengandalkan sistem. Mereka berupaya menyelesaikan masalah dengan sistem sebelum mencari penyelesaian manusia. Mereka percaya bahwa bisnis yang sukses bukan karena mengandalkan manusianya tapi sistemlah yang bekerja.Manusia bisa sakit, cuti, resign. Jika entrepreneur mengandalkan manusia, maka sistem akan berhenti saat manusianya tidak di tempat.
Untuk itu entrepreneur perlu membuat sebuah blueprint dan guidance agar ada alat yang bisa memandu untuk mencapai hasil yang diinginkan secara konsisten. Nah, saat terjadi sebuah masalah, seorang entrepreneur akan menganalisa sistem yang sudah ada, melakukan desain ulang, implementasi, dan menyempurnakan sistem tersebut.

7. Dedikasi Tinggi
Seorang entrepreneur mendedikasikan dirinya untuk menyelesaikan rencana-rencananya, visinya, dan mimpi-mimpinya yang merupakan tujuan hidupnya.Salah satu alasan mengapa sebuah perusahaan gagal adalah karena bisnis tersebut kehilangan fokus.Contoh yang sangat nyata, Donald Trump sangat fokus dengan property, Anita Roddick sangat fokus dengan kosmetik ramah lingkungan, Warren Buffet sangat fokus dengan investing, Bill Gates sangat fokus dengan Microsoft, Michael Dell sangat fokus dengan Dell Computer,Robert Kyosaki sangat fokus dengan edukasi financial, Anthony Robbins sangat fokus dengan peak performance coach. Tidak menghiraukan masalah dan upaya yang harus dilakukan, seorang pengusaha sangat berdedikasi tinggi dan single-minded atas komitmen terhadap goal mereka.

8. Grateful
Entrepreneur sejati ternyata adalah orang-orang yang penuh rasa syukur. Mereka sadari semakin bersyukur, semakin tangan terbuka semakin terbuka pula pintu-pintu rizki.Karena hanya orang yang menghargai pemberian akan lebih banyak diberi.Mereka bukan hanya bersyukur menerima kebaikan, namun mereka juga bersyukur karena mendapat pembelajaran dari kesalahan. Mereka tidak menganggap remeh apapun, dan inilah yang memberikan mereka ketekunan, daya tahan serta fleksibilitas untuk terus maju.

9. Optimistic
Mereka sangat optimis. Mereka tidak menjadikan kegagalan masa lalu menjadi hambatan untuk maju. Ambil hikmah dari kegagalan dan ciptakan momentum baru. Saat musim kemarau mereka tetap menaruh harapan bahwa musim hujan akan tiba dan saat makmur menghampiri, mereka menambah keyakinan, iman, dan pengharapan bahwa dunia akan menjadi lebih baik.

10. Fun
Semangat tinggi. Sebanyak 80% kegagalan di dunia bisnis disebabkan oleh manusia. Untuk itu entrepreneur sangat menghargai hubungan antar-manusia. Mereka sangat mudah didekati, suka bersosialisasi juga humoris. Semangat mereka menular kepada team, pelanggan, teman, suplier.Meskipun mereka adalah pekerja keras, mereka juga seimbang dalam membagi kesenangan, bersama keluarga. Para psikolog mengakui, entrepreneur yang memiliki keseimbangan antara kerja keras dengan fun adalah orang yang lebih berpotensi memiliki karir dan kesuksesan lebih tinggi lagi.

11. A Leader by Example
Selain self motivated, mereka juga memiliki kemampuan untuk memimpin orang. Mereka memahami pentingnyateamwork, dan mereka memahami bahwa mendukung orang lain untuk sukses dan menjadi pemimpin akan membawa hasil yang lebih memuaskan lagi.Mereka bukan leader yang tidak bisa digantikan sehingga menimbulkan ketergantungan.

12. Not Afraid of Risk or Success
Bukan hanya mengambil kesempatan, namun mereka mengambil resiko. Banyak orang menghambat kesuksesan dengan cara menurunkan mimpi dan takut dengan kemungkinan sukses. Ada pengusaha yang masih memiliki employee mindset bertahan dengan familiarity, zona nyaman, dan berusaha untuk tidak berubah. Entrepreneur bukan orang yang tak kenal rasa takut. Mereka menciptakan prioritas sehingga mengalahkan rasa takut gagal, frustrasi, kebosanan, ketidakpuasan dan takut sukses.
Salam FUNtastic!

Written by:
Tom Mc Ifle
COO ActionCOACH Indonesia
Business & Executive Coach
Penulis buku best seller, Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan

Minuman yang Bantu Redakan Stres

Minuman hangat seperti teh atau kopi sepertinya menjadi teman setia saat bersantai. Selain menjadi teman setia, minuman-minuman berikut ini dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih rileks sehingga meningkatkan mood Anda sepanjang hari.
Minuman yang Bantu Redakan Stres

Berikut minuman yang bisa bantu redakan stres seperti dikutip Healthmeup, Minggu (29/12/2013), yaitu:

1. Teh Hijau

Minuman yang satu ini sepertinya menjadi kesukaan para wanita, teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk hati dan pikiran. Minuman ini membantu menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan.

2. Valerian

Valerian merupakan ramuan yang sering disebut dengan teh herbal. Minuman yang satu ini dapat mengurangi tingkat kecemasan, nah yang sulit tidur atau sering gelisah bisa mencoba minuman ini.

3. Jus ceri

Menurut penelitian jika seseorang mengonsumsi jus ceri dua kali dalam satu hari maka dapat memberikan tidur yang lebih baik dan membantu mengurangi stres.

4. Teh hitam

Penelitian menunjukan orang yang minum teh hitam selama enam minggu maka tingkat kortisol akan berkurang. Cobalah menghirup kopi hitam tanpa kafein ini maka Anda dapat merasakan santai dan tidur juga akan berkualitas.

5. Chamomile

Teh chamomile dikenal dapat membantu hati dan pikiran menjadi santai, karena asam amino yang ada berperan sebagai obat penenang yang ringan.

6. Air putih

Hati yang kacau dapat reda ketika mengonsumi air putih, sehingga tubuh akan terhindar dari cemas dan stres.

7. Jus sayuran

Campuran bayam, seledri dan wortel memiliki kandungan kalsium dan magnesiuam cukup tinggi. Minuman ini dapat menurunkan tekanan darah dan stres sehingga pikiran menjadi tenang dan santai.

Banyak Wanita Menilai Negatif Diri Sendiri

Banyak wanita kurang bisa menerima kondisi yang ada dalam diri mereka. Ini membuat mereka menjadi rendah diri dan cenderung selalu mengaitkan diri sendiri pada suatu pendapat yang negatif. Menurut studi yang dilakukan badan amal Girlguiding, penyebab wanita menjadi tidak puas pada keadaannya adalah asumsi-asumsi yang berkembang di lingkungan.

Contohnya adalah saat ini berkembang stereotip yang mengatakan bahwa wanita berparas cantik lebih bisa diterima oleh banyak kalangan. Atau, wanita yang suka berdandan dengan kosmetik beraneka rupa dianggap sebagai cerminan wanita modern. Lebih memprihatikan lagi, muncul stereotip jika wanita gemuk cenderung kurang laku di mata pria. Berbagai stereotip yang ada tersebut menjadikan wanita minder dan menyesali punya fisik seperti saat ini.

Hal tersebut diperparah oleh tayangan iklan atau promosi dari berbagai produk wanita. Banyak gadis akhirnya tertarik membeli suatu produk berbekal stereotip yang muncul di sekitarnya. Mereka rela menghabiskan yang banyak demi memenuhi tuntutan untuk menjadi sempurna di mata orang lain.

Hanya saja kabar buruknya,anggapan salah tentang wanita tersebut juga telah menimbulkan penyalahgunaan. Sebagian wanita sengaja lebih terbuka untuk urusan seksual agar diterima dalam pergaulan dengan banyak pria. Konon wanita binal jauh lebih bisa diterima oleh pria dibanding wanita kalem. Dari sinilah menyikapi diri secara salah menjadi wanita dibully oleh banyak pihak, termasuk urusan pelecehan seksual.

Cara paling baik adalah menerima kondisi diri sendiri dengan sudut pandang positif. Setiap wanita akan punya sisi keunggulannya sendiri. Jadi tidak perlu pusing memikirkan asumsi-asumsi negatif yang berkembang di lingkungan.


sumber : Girlguiding

Cara Asuh Orangtua ke Anak Balita yang Perlu Dihindari

Cara Asuh Orangtua ke Anak Balita yang Perlu Dihindari
Ilustrasi Cara Asuh Orangtua

Setiap anak berbeda sifatnya. Bila anak Anda balita, Anda mungkin menjadi tidak toleran terhadap situasi tertentu. Misalnya, anak Anda sulit diberitahu atau nakal. Ini menjadi tugas sulit bagi orangtua.

Situasi akan semakin buruk jika orangtua juga tak toleran. Sehingga menjadi orangtua balita memerlukan dedikasi tinggi.

Pengasuhan yang buruk akan membuat anak-anak memiliki kebiasaan yang buruk sehingga orangtua perlu menerapkan nilai-nilai dan kedisiplinan ketika anak masih balita.

Anda yang memiliki anak balita tentu merasakan beberapa hal yang sedikit mengganggu. Beberapa anak ada yang senang membuat rumah berantakan ketika baru saja dibersihkan, atau mencoret-coret dinding dan menumpahkan minuman di karpet. Keterampilan pengasuhan yang buruk bisa menjadi penyebab utama perilaku anak.

Berikut beberapa keterampilan pengasuhan yang sebaiknya orangtua hindari :

Arogansi
Jangan pernah sombong di depan balita Anda. Jika Anda adalah seorang ibu atau ayah yang arogan untuk si kecil, Anda akan melihat anak Anda akan seperti Anda.
Balita perlu dibimbing dengan toleransi dan kesabaran agar tumbuh baik. Menjadi sombong ke anak merupakan pengasuhan yang buruk dan Anda harus menghindarinya.
Ingkar janji
Ketika Anda membuat janji ke anak Anda yang masih balita, jangan mengingkarinya apapun alasannya. Membuat janji dengan balita seperti menandatangani kesepakatan dengan klien Anda. Anak-anak balita mengerti dengan baik ketika Anda menunjukkan ia dipentingkan atau tidak.
Berjanji
Jangan membuat kesalahan dengan berjanji di depan balita Anda. Di usia anak Anda sudah matang dan belajar baik dan buruknya bersumpah di depannya. Ini salah satu pengasuhan anak yang buruk yang perlu Anda hindari ketika anak Anda balita.
Memaksa anak
Memaksa anak Anda melakukan sesuatu bukannya akan mendapatkan hasil yang baik. Ketika Anda memaksa anak melakukan sesuatu yang akan membuat anak tertekan. Keterampilan pengasuhan ini perlu Anda hindari.
Keras
Anda mungkin keluarga yang bahagia dan penuh kasih. Tapi, ketika datang kesulitan, Anda akan melaluinya dengan pasangan Anda, tak pernah membiarkan anak Anda terlibat di dalamnya. Ini akan memberikan ketegangan mental pada balita Anda.

Tapi semuanya kembali pada diri anda dalam pola mendidik..
 Semoga Bermanfaat Bagi Keluarga Anda.....

Tips dan Cara Menghadapi Walk In Interview

Tak perlu menunggu datangnya surat panggilan. Dalam walk in interview Andalah yang harus proaktif 'menjemput bola'. Prinsipnya Vini, Vidi, Vici (Saya datang, bertanding dan menang).

Walk in interview adalah jenis wawancara yang biasanya dilakukan bila posisi yang ingin diisi dan jumlah pelamarnya cukup besar. Proses wawancara atau perekrutan tidak hanya berlangsung di perusahaan tersebut, melainkan bisa saja terjadi di suatu tempat di luar gedung perusahaan, seperti di hall, hotel atau tempat lain.

Pada dasarnya menjalani walk ini interview sama saja dengan wawancara biasa. Hanya saja Anda dituntut kesiapan maksimal karena Anda langsung berhadapan pewawancara saat melamar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memenangkan 'pertarungan'.

Teliti Iklan
Sebelum membuat lamaran, Anda perlu meneliti iklan lowongan kerjanya, apakah bidang kerja dan posisi yang ditawarkan sesuai dengan membuang-buang tenaga dan waktu. Pastikan juga tempatnya representatif dan perusahaannya jelas.

Resume dan CV
Setelah yakin bahwa lowongan tersebut memang sesuai dengan Anda, buatlah resume dan CV yang menarik dan lengkap, karena resume dan CV Anda langsung dibaca saat itu juga. Ketik dengan komputer dengan huruf yang mudah dibaca. Kemudian cetak resume dan CV di atas kertas yang bersih dan tidak keriting. Hindari membawa CV fotokopi karena Anda akan dinilai tidak serius.

Data Pendukung
Setelah itu, lengkapi dengan data-data pendukung lainnya, seperti ijazah, surat-surat referensi, foto 4X6 1 lembar, serta contoh hasil karya atau portfolio terbaik Anda. Masukkan semua kelengkapan ini ke dalam map atau amplop besar.
Persiapkan Diri
Sehari sebelum berangkat, pahami dulu lingkup kerja yang ditawarkan. Jangan sampai Anda datang ke sana masih bertanya soal posisi yang ditawarkan. Misal, jika posisi yang Anda lamar marketing, coba pelajari beberapa hal yang berkaitan dengan dunia marketing.

Penampilan Prima
Perhatikan penampilan Anda secara keseluruhan. Karena impresi pertama pewawancara sangat menentukan keberhasilan walk in interview Anda. Pilihlah busana yang paling sesuai dan sopan. Pastikan penampilan Anda rapi, bersih, cantik dan layak untuk menghadiri wawancara.

Alat Tulis
Bawalah alat tulis dan notes karena siapa tahu diperlukan saat wawancara. Kesiapan Anda menghadipi interview juga mendapat penilaian tersendiri. Jangan sampai Anda harus meminjam alat tulis pada pewawancara.

Isi Perut
Sebelum berangkat, isi perut Anda terlebih dahulu. Karena biasanya dalam walk in interview Anda akan menghadapi beberapa tes pada hari itu juga yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Sehingga kenyamanan perut juga dijaga. Konsumsilah makanan bergizi secukupnya. Tapi, jangan konsumsi makanan yahg bergas dan tajam, karena akan menyulitkan hidup Anda.

Tepat Waktu
Kalau perlu Anda sudah tiba satu jam sebelum proses dimulai. Anda jadi punya kesempatan mempelajari suasana, menenangkan diri dan mempersiapkan segala sesuatunya. Datang lebih awal juga membuat Anda tidak perlu menunggu terlalu lama, mengingat pelamar yang datang ke walk in interview biasanya banyak.
Wajah Optimis
Tampilkan wajah penuh percaya diri, cerah ceria dan optimis. Jangan sekali pun menampakkan wajah kusam nan sendu di depan pewawancara. Karena tidak ada satu perusahaan pun yang mau mempekerjakan orang yang gampang putus asa. Tunjukkan keoptimisan Anda dengan menjabat tangan pewawancara secara mantap dan tatapan mata hangat.

Menjawab Taktis
Jawab semua pertanyaan dengan penuh percaya diri, jujur dan bersahabat, tapi tidak berlebihan. Jangan ragu menjawab jika Anda diminta untuk memberi penjelasan lebih terperinci. Manfaatkan kesempatan untuk bertanya jika pewawancara mempersilakan Anda. Jangan ragu bertanya hal-hal yang belum jelas misal bertanya kapan hasil interview akan dikabarkan.

Kesan Positif
Selesai wawancara ucapkan terima kasih dan berikan jabatan tangan yang paling hangat. Berikan kesan positif saat meninggalkan ruangan. Jika dalam waktu yang dijanjikan pewawancara belum menghubungi Anda, teleponlah pewawancara dan tanyakan hasilnya.

Perlu Dibawa Saat Walk In Interview :
  • - Kartu identitas dan kartu nama
  • - Kertas catatan kecil
  • - Bolpoin dan pinsil 2B, serta penghapus
  • - Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan
  • - Catatan sejarah terperinci
  • - Contoh hasil kerja atau portfolio
  • - Minum dan makanan kecil (kalau walk in interview diadakan besar-besaran)
  • - Daftar referensi (jika ada

Sumber : CHIC

5 Tips Mencapai Kebebasan Finansial

Memiliki kendali penuh terhadap uang yang dimiliki merupakan salah satu cara membuat orang merasa bahagia, terlepas dari berapa jumlah kekayaannya. Dengan mengadopsi sejumlah kebiasaan yang baik, sertiap orang dapat merasa lebih bahagia tentang kehidupan finansialnya secara keseluruhan.

Berikut ini adalah sejumlah kebiasaan finansial yang baik yang dapat Anda terapkan, seperti terungkap dalam buku berjudul ‘The Ten Commandements of Financial Happiness’:

Terorganisasi
Lakukan sistem pengarsipan sehingga Anda dapat lebih mudah mencatat pemasukan dan pengeluaran. Dengan demikian, lebih banyak waktu dan energi yang dapat Anda simpan.

Bayar langsung tagihan
Jangan menunggu sampai semua tagihan menumpuk lantas baru membayarnya sekaligus. Sebaiknya, bayar langsung begitu tagihan datang. Membayar selusin tagihan sekaligus bisa membuat Anda terpukul melihat begitu banyak uang yang terkuras dari tabungan. Sebaliknya, membayarnya satu persatu begitu tagihan datang tidak akan membuat Anda terlalu terperanjat melihat jumlahnya.

Tabungan lima persen
Sisihkan setidaknya lima persen dari pendapatan perbulan untuk tabungan. Hal itu dapat membuat Anda otomatis dipenuhi kebahagiaan finansial. Anda daoat langsung menyisihkan lima persen pendapatan sebelum membelanjakannya untuk keperluan lain. Begitu sudah terbiasa menabung, Anda dapat meningkatkan jumlahnya secara bertahap menjadi 10 persen atau lebih tinggi.

Buat dan capai tujuan
Mencapai kebahagiaan bukan melulu masalah telah mencapai tujuan atau belum, tapi soal membuat kemajuan. Buat satu atau dua tujuan finansial setiap waktu, dan bekerja keraslah untuk membuatnya menjadi kenyataan. Rasakan kebahagiaan yang Anda nikmati ketika melalui prosesnya.

Beramal
Orang yang mengamalkan sebagian hartanya akan merasa lebih bahagia dan sehat lahir batin. Mereka cenderung tidur lebih nyenyak dan berolah raga lebih sering sehingga memiliki pikiran yang lebih sehat. Selain itu, memberikan sebagian harta kepada orang lain juga menjauhkan diri dari rasa tamak dan tidak puas. Dengan demikian, Anda akan merasa lebih bersyukur atas kenikmatan hidup yang dimiliki saat ini.


sumber: The Ten Commandements of Financial Happiness

SUBMIT URL DI BERBAGAI SEARCH ENGINE | ADD URL

Setelah kita mempublish konten entah itu artikel, gambar, video atau yang lainnya tentunya kita menginginkan search engine cepat mengirimkan spider bot-nya agar konten terbaru kita cepat tercrawl dan terindex oleh search engine.

Hal yang perlu kita lakukan selain submit ke social bookmark dan situs jejaring sosial, kita mesti mensubmit konten tersebut langsung ke search engine agar mereka cepat mengetahui konten yang baru saja kita publish ini

Berikut alamat submit / add url di berbagai search engine besar :

Add url di Google
Google merupakan search engine terbesar sampai saat ini dan penggunanya pun tersurvei kurang lebih 83% dari pengguna internet diseluruh dunia. Untuk itu wajib bagi kita melakukan add url di search engine ini agar segala konten yang kita share bisa cepat masuk halaman pertama google.

Add url di Yahoo
Pada urutan kedua setelah google, yahoo merupakan search engine yang memiliki banyak peminatnya. Selain itu yahoo search juga digunakan oleh altavista untuk menentukan hasil penelusurannya, jadi penting pula bagi kita untuk melakukan add url di search engine ini.

Add url di Bing
Terus terang dari sekian search engine yang menurut saya memiliki hasil SERP yang lebih baik adalah bing. Akan tetapi kemampuan indexing spider bot bing sangatlah kurang, banyak pemilik situs mengeluhkan bahwa indexing situs mereka sangat lama dan sedikit halaman yang berhasil terindex. Karena ini pula selain mensubmit sitemap di Bing Webmaster Tool, kita juga harus melakukan add url setiap selesai memposting konten baru.

Add url di Gigablast
Meskipun Gigablast kelihatannya sedikit penggunanya, akan tetapi search engine ini merupakan salah satu partner dari Dmoz.org. Hasil SERPnya memiliki keakuratan dan kualitas yang baik seperti search engine besar lainnya. Jadi merupakan langkah yang baik bila kita bisa meluangkan waktu untuk mensubmit url di Gigablast.

Add url di Baidu
Baidu merupakan search engine dari Cina. Di negaranya ini, Baidu menjadi search engine nomor satu mengalahkan Google dan search engine lainnya. Jadi bila konten kita dapat memasuki halaman utama SERP di negara dengan pengguna internet terbesar di dunia ini maka kita akan memperoleh trafik yang lumayan tinggi darinya. 

Add url di Yandex
Selain Baidu, search engine dari Rusia ini juga bisa dijadikan pilihan untuk mendatangkan tambahan organic traffic. Karena search engine ini merupakan search engine yang paling sering dipakai oleh warga Rusia dalam mencari informasi di internet mengalahkan search engine lainnya.

Catatan : Untuk submit / add url di Google dan Yahoo kita harus dalam keadaan sign in pada akun Google dan Yahoo.

Submit Url dengan layanan Ping

Sebenarnya kita bisa menggunakan cara instan untuk mensubmit atau istilahnya add url ke banyak search engine dengan menggunakan layanan ping gratis. Hanya sekali mengisi url blog dan klik sudah tersubmit ke puluhan search engine dalam waktu singkat. Namun cara mensubmit masal seperti ini perlu dilakukan beberapa pengkajian.

Beberapa jasa layanan gratis ini akan meminta kita untuk mengisi email dan pada akhirnya email kita akan dibanjiri dengan email iklan yang pada akhirnya pula akan bermuara di kotak spam. 

Kadang proses submit yang kita jalankan pada layangan ini juga tidak berjalan sukses, saya pernah menerima email pemberitahuan bahwa untuk melakukan proses submit / add url kita harus melakukannya secara manual dan login terlebih dulu.

Bila kita terlalu sering melakukan proses ping, search engine besar seperti google dan kawan - kawannya akan menilai blog kita melakukan spam. Ini juga bisa menjadi sebuah masalah.

Tapi itu semua kembali kepada pribadi kita masing – masing. Jika ingin yang mudah dan instan bisa memakai layanan ping untuk melakukan submit url ke berbagai search engine namun kita harus selalu berhati – hati jangan terlalu sering melakukannya.

Semoga ulasan tentang Submit Url di Berbagai Search Engine dapat bermanfaat... 

Pentingkah sekolah???

share omongan Dedy Corbuzier yang ane anggap ada betulnya juga....https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=h3Fig53Si0I



Bagi yang koneksi lelet ane kasih versi teks ya.. heheheh... :

PENTINGKAH SEKOLAH??? (By: Deddy Corbuzier)
Sekitar empat tahun yang lalu saya mengadakan seminar di sebuah sekolah ternama, dan hasilnya amat sangat mengguncang sekolah tersebut, karna setelah itu banyak guru dan kepala sekolah yang datang kepada saya mengatakan bahwa, apa yang saya sampaikan tidak pantas disampaikan kepada murid yang datang pada saat itu, karna saya lebih pro ke murid daripada ke sekolah tersebut.
Tapi saya akan mengatakan lagi hal ini ke anda supaya anda dapat mendengarkan apa yang saya sampaikan pada saat itu walaupun dalam waktu yang singkat karna hanya dalam bentuk suara rekaman suara saya.
Pertama, saya ingin mengatakan dulu bahwa sekolah itu, “penting”. Ok?Jadi, bukan mengatakan bahwa anda tidak harus sekolah, jangan sampe ke sana larinya. Tapi saya ingin mengatakan bahwa, walaupun sekolah itu penting,, namun banyak hal yang salah di dalam sekolah; terutama, di Indonesia.
Mengapa?
Begini saja... Anda pasti tau bahwa banyak sekali anak2 yang jelek nilai sekolahnya atau tidak baik di sekolahnya, tapi besarnya bisa sukses. Sedangkan anak2 yang sukses di sekolah, saya tidak mengatakan bahwa mereka tidak bisa sukses, tapi banyak sekali yang akhirnya kerja, menjadi pegawai biasa. Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karna masa depan tidak ditentukan oleh sekolah.
Kalo anda liat dari, apa sih yang ingin dibentuk oleh sekolah?Menurut saya hanya satu, sekolah ingin membentuk anak2nya menjadi guru.
Jadi, guru matematika, ingin membuat anak2nya menjadi guru matematika. Guru sejarah ingin membuat anak2nya yang belajar, menjadi guru sejarah. Begitu juga dengan guru2 lainnya.Anehnya, kalo kita ambil seorang guru, ambil saja, guru matematika. Lalu, kita beri test tentang geografi, saya berani yakin bahwa dia tidak menguasai geografi. Atau guru kimia, kita test seni rupa, saya yakin guru kimia tersebut tidak bisa melakukan test seni rupa, atau nilainya jelek.. Atau guru seni rupa, kita test olahraga, pasti dia juga tidak bisa olahraga dengan nilai baik.


Lalu mengapa, kalau guru2 tersebut tidak bisa melakukan hal lain dengan nilai baik, tapi murid2nya dipaksakan mendapatkan semua nilainya baik. Aneh kan???Kalau gurunya saja hanya menguasai satu mata pelajaran, mengapa semua murid harus menguasai semua mata pelajaran.
Ya, mungkin untuk dasar, katanya.Tapi, toh ternyata ketika sudah dewasa sang guru pun sadar bahwa dia tidak menggunakan atau tidak memerlukan semua ilmu/pelajaran yang diberikan pada saat dia kecil. Iya tidak???


Karna, pada dasarnya tidak ada manusia yang bisa sempurna dalam segala hal, begitu juga murid2.Murid2 tidak bisa menguasai semua hal secara baik. Banyak sekali pelajaran2 yang diberikan dan tidak digunakan ketika dewasa.
Contohnya begini saja, mempelajari peta buta. Saya sampai sekarang tidak tau kenapa saya harus mempelajari peta buta ketika saya kecil. Saya tidak menjadi ahli geografi, saya juga tidak menjadi tour guide, saya tidak menjadi itu. Lalu buat apa saya dulu mempelajari itu? Kalo saya ingin menjadi seorang tour guide atau saya ingin menjadi seorang ahli geografi, mungkin saya harus mempelajari hal tersebut.Atau, menghafalkan nama2 gubernur, menghafalkan nama2 walikota, yang sedangkan walikota atau gubernur berganti setiap berapa tahun sekali.

Jadi, sangat amat tidak masuk akal, menurut saya. Saya tidak tahu sekarang masih atau tidak harus menghafal nama2 tersebut. Dulu saat saya masih sekolah, di SMP atau SMA saya lupa, guru akuntan saya mengatakan pada saya, karna nilai akuntan saya jelek.“Kalau nilai akuntansi kamu jelek, Ded, kamu tidak akan bisa menjadi orang sukses.”O ya? Ternyata saya bisa sukses dan saya bisa membayar akuntan yang bekerja pada saya. Itu adalah fakta..

Sekarang, begini sajalah, apa sih yang harus dirubah? Sekolahnya?
Mungkin sistemnya.Mengapa tidak sejak kecil ketika anak masih dari sekolah SD, kita lihat dulu berapa lama, apa yang dia suka. Lalu kita bagi kelasnya. Kalau anak tersebut suka matematika, berikan pelajaran matematika lebih banyak, kalau anak tersebut suka sejarah, berikan dia pelajaran sejarah lebih banyak.

Jadi seperti orang kuliah tapi sejak kecil. Jadi sejak kecil anak itu sudah dijuruskan kepada apa yang dia suka, bukan dijejalkan dengan semua pelajaran yang dia suka atau tidak suka, harus bisa dan harus hafal. Ada anak dengan rengking satu yang bisa menghafalkan semuanya, tapi begitu dia menjadi dewasa, pikirannya telah terkotaki, kreativitasnya telah buntu, otak kanannya tidak akan jalan.


Kenapa?Karna yang dipakai hanya otak kiri, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal.Akhirnya, bukan pintar, bukan cerdik, tapi jago menghafal. Menghafal rumus matematika, menghafal sejarah, menghafal peta buta, dan sebagainya.Dan biasanya anak2 tersebut pelajaran olahraganya atau pelajaran seni rupanya jelek karna otak kanannya tidak dipakai.
Anak saya sekolah di sekolah internasional, dan sejak kecil, sejak SD, anak saya sudah diarahkan ke pelajaran mana yang dia lebih suka dan kelasnya lebih banyak. Jadi, kelasnya banyak dan anaknya sendiri yang datang ke kelas bukan gurunya yang datang ke kelas untuk mengajar anaknya.
Lalu bagaimana merubah itu semua???Memang susah karna sekolah pasti tidak akan ingin merubah. Butuh tahunan untuk merubah itu.Saya harap satu saat bisa. Tapi sebelum itu bisa, apabila yang mendengarkan suara saya ini orangtua, dengarkan ini baik2.Apabila yang mendengarkan suara saya ini adalah anak2, minta orangtua anda untuk mendengarkan suara saya, sebentar saja.

Kalau seandainya orangtua mendukung apa yang paling anak sukai dalam mata pelajaran, mungkin dia akan menjadi anak yang lebih berhasil nanti kedepanya.Bagaimana caranya?
Begini, pelajaran matematika merah, pelajaran seni rupa bagus, kenapa yang harus di lesi di rumah pelajaran matematika? Kenapa memanggil guru matematika untuk memberi les tambahan matematika?Tidak perlu kan? Kenapa tidak dilesi sesuatu yang memang anak itu suka! Kalau anak saya pelajaran matematikanya jelek dan pelajaran seni rupanya bagus, saya tentu akan meleskan anak saya seni rupa, supaya bakatnya sudah mulai dikembangkan sejak kecil.Bukan memaksakan hal yang memang mereka tidak suka.
Kalau seni rupanya jelek, sejarahnya bagus, biarkan pelajaran seni rupanya jelek, pelajaran sejarahnya dibantu orangtuanya di rumah untuk lebih dikembangkan. Memang ada pelajaran2 yang kalau nilai anda jelek maka anda tidak lulus ujian atau tidak naik kelas.
Ya, kalo pelajaran2 seperti itu dibantu supaya mendapatkan nilai secukupnya, cukup untuk lulus & naik kelas tentunya. Tidak perlu sembilan, tidak perlu sepuluh.
ingat! nilai pelajaran anda tidak menentukan masa depan anda, nilai UAS anda tidak menentukan masa depan anda, anda rengking satu di kelas bukan berarti anda akan berhasil menjadi manusia kelak ketika anda dewasa, sama sekali tidak berhubungan menurut saya.

Kuncinya adalah orangtua di sini. Orangtua harus mendukung apa yang anak suka. Kalau ada pelajaran yang jelek, pelajaran yang baik, dukung pelajaran yang baik...Jangan memaksakan terhadap anak dari yang asalnya pelajarannya jelek menjadi bagus, nilainya sembilan atau sepuluh, tidak penting!
Tidak perlu takut untuk mendapatkan nilai jelek!Tidak perlu takut untuk tidak naik kelas!Tidak naik kelas bukan berarti masa depan anda hancur!
Ada lho, anak yang sampai bunuh diri karna dia tidak naik kelas, justru itu yang hancur masa depannya.Saya, pernah tidak naik kelas. Masalah? Tidak sama sekali.Orangtua saya marah? Tidak sama sekali pada saat itu. Kebetulan orangtua saya berpikiran luar biasa dan moderat, dan tidak semua orangtua bisa seperti itu.
Tapi itulah yang saya harapkan dari para orangtua di Indonesia. Memberikan dukungan pada anak2nya, tidak memarahi anak pada saat nilai anaknya jelek, tidak menghakimi pada saat tidak semua pelajaran nilai sang anak mendapatkan yang terbaik. Kita harus mengerti dan mendukung apa yang anak itu suka.
Ingat sekali lagi bahwa,
Masa depan anda tidak tergantung pada pintar tidaknya anda di sekolahMasa depan anda tidak tergantung pada anda naik kelas atau tidak naik kelasMasa depan anda juga tidak tergantung dari nilai rapor anda.Masa depan anda sebenarnya tergantung pada kemampuan anda bersosialisasi,Masa depan anda tergantung pada cara dan sikap anda dalam menambah pengetahuan anda setiap harinya dari mana saja. Dari majalah, dari internet, bari buku, dari cerita dari pengalaman2 orang, dari mana saja yang anda sukai.
Saya punya teman yang waktu kecilnya dikenal jelek karna suka main game, dan sekarang, dia menjadi pemilik toko game terbesar di Indonesia. Kaya raya.
Masa depan anda, tidak tergantung dari nilai sekolah anda.Masa depan anda, ada di tangan anda.Jangan takut untuk mendapatkan merah di sekolah anda.Kadang2, merah artinya sukses, untuk masa depan anda.
(Saya Deddy Corbuzier)

 Yuk kita Bahas Nyantai aja....bagaimana pendapat Anda sekalian...




sumber : youtube.com dan merdeka.com

Book Pointer: The One Minute Manager

MANAJER SATU MENIT
Kenneth Blanchard Ph.D. & Spencer Johnson M.D.

Catatan Editor: Ketika buku ini terbit pertama kali di tahun 1981, ia langsung mendapat sambutan yang luar biasa. Bahkan hingga dua puluh tahun kemudian buku ini tetap menjadi sebuah perhatian bagi banyak manajer dan eksekutif. Kekuatan buku ini terletak pada prinsip-prinsipnya yang sederhana dan universal. Selain itu pengarang mampu menunjukkan bagaimana menyeimbangkan orientasi kita pada hasil dan manusia secara baik. Buku The

One Minute Manager disusun dalam bentuk cerita yang mengalir lancar. Meringkasnya ke dalam rubrik "Book Pointer" cukup rumit juga. Namun demikian, ijinkan kami merangkumnya dengan tujuan mendorong minat dan apresiasi untuk membaca buku tersebut. Edisi bahasa Indonesia telah diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo. Cetakan pertama terbit pada tahun 1995. Sedangkan cetakan kedua terbit tahun 2001 beriringan dengan buku "Who Moved My Cheese" karya Spencer Johnson M.D. yang juga menjadi buku yang pantas dibaca. (Editor)
-------------------------------------------------------------------------------------------------
MANAJER SATU MENIT
Book Pointer: The One Minute Manager #1/5

The One Minute Manager hanyalah sebuah simbol bahwa di era digital ini kita tidak semestinya menyia-nyiakan waktu. Semua pekerjaan harus dilakukan secara efektif. Dan, bukankah ini adalah sebuah prinsip umum yang banyak dikenal di dunia modern sekarang ini? Namun bukankah ini juga yang ingin dicapai oleh berbagai perkembangan manajemen? Lantas apa beda antara manajer satu menit dengan manajer-manajer yang lain? Alkisah ada seorang anak muda yang mencari sesosok manajer efektif. Ia ingin bekerja pada manajer tersebut. Ia juga ingin kelak ia menjadi manajer seperti itu. Dari pengamatannya ada dua macam manajer.

Pertama, manajer yang "tangguh".
Mereka mencapai tujuan "kemenangan" organisasi, sedangkan orang-orang mereka "kalah". Atasan mereka beranggapan manajer tersebut adalah manajer yang baik karena bisa mencapai tujuan-tujuan organisasi. Mereka berorientasi pada hasil-hasil dan laba. Namun bawahan mereka berpikiran sebaliknya, karena mereka merasa tersisihkan.

Kedua, manajer yang "menyenangkan".
Orang-orangnya tampak menang dan senang, namun organisasinya kalah. Bawahan mereka menyebutnya sebagai manajer yang baik, partisipatif, penuh perhatian, beperikemanusiaan. Namun atasan mereka mengernyitkan dahi karena tujuan organisasi tampak tersisihkan. Mereka cenderung berorientasi pada orang.

Seolah-olah kebanyakan manajer di dunia ini hanya berminat pada satu di antara dua ini: hasil atau orang. Yang beorientasi pada hasil disebut otokratis. Sebaliknya, yang berorientasi pada orang disebut demokratis. Anak muda itu beranggapan bahwa ke dua tipe manajer itu setengah efektif. Manajer yang efektif semestinya mampu mengatur diri mereka sendiri dan orang-orang yang bekerja dengan mereka sehingga organisasi maupun orang-orangnya dapat mengambil keuntungan dari kehadiran mereka. Tapi, bagaimana? Akhirnya ia bertemu dengan seorang manajer yang disebut-sebut orang sebagai manajer yang efektif. Manajer tersebut menyebut dirinya sebagai manajer satu menit. Apa itu? Yaitu manajer yang memperoleh hasil-hasil baik tanpa membutuhkan banyak waktu.

Jika demikian, apakah ini berarti manajer satu menit lebih cenderung pada hasil-hasil saja? Tidak! Karena manajer satu menit juga mengadakan rapat-rapat, mendengarkan bagaimana orang-orang mereka meninjau dan menganalisa pencapaian, problem dan pengembangan strategi di masa depan. Dan keputusan-keputusan dalam rapat itu mengikat bagi seluruh organisasi. Lho! Jika demikian manajer satu menit adalah manajer yang cenderung partisipatif dan mementingkan kemenangan orang-orang dong? Bukan! Manajer satu menit adalah manajer yang berusaha mencapai tujuannya, baik itu kuantitas dan kualitas, melalui orang. Prinsip utama yang menjadikan manajer satu menit mampu mencapai kemenangan tujuan dan kemenangan orang adalah "ORANG-ORANG YANG MERASA ENAK TERHADAP DIRI MEREKA MEMBERIKAN HASIL-HASIL YANG BAIK". Setiap orang akan bekerja dengan sangat baik jika mereka sedang merasa enak terhadap diri mereka sendiri. Maka, kuncinya adalah bagaimana kita bisa membantu orang-orang itu merasa enak terhadap diri mereka sehingga mereka melakukan lebih banyak dan lebih baik. Anda harus membantu orang-orang mencapai potensi penuh mereka. Anda harus mendorong orang dapat bekerja sangat baik, yaitu mereka bisa menghasilkan hasil-hasil yang berharga dan merasa senang terhadap diri mereka, organisasi serta orang lain dengan siapa mereka bekerja. Manajer satu menit menginvestasikan pada orang-orang untuk mendapatkan hasil-hasil, karena orang adalah sumber daya terpenting.

Bagaimanakah kita bisa memulai menjadi manajer satu menit? Ada tiga rahasia yang akan dibahas pada bab-bab berikutnya.

----------------------------------------------------------
Book Pointer: The One Minute Manager #2/5
RAHASIA 1: SASARAN-SASARAN SATU MENIT

Rahasia pertama dari tiga rahasia menjadi manajer satu menit adalah penetapan sasaran-sasaran satu menit. Ini adalah pondasi dari manajemen satu menit. Persoalan yang banyak dihadapi karyawan adalah kesulitan mereka untuk melihat sasaran yang harus dicapai. Banyak sekali kita melihat karyawan yang bekerja tanpa motivasi, memberikan hasil yang biasa-biasa saja, bahkan mereka dianggap sebagai orang sulit lagi menyusahkan. Tapi tak jarang di luar pekerjaan, mereka justru tampak sebagai seorang yang penuh keceriaan dan menyenangkan dalam mengerjakan kegiatan-kegiatannya.

Misal: ada karyawan yang tampak menyebalkan di kantor, justru sangat bergairah ketika bermain bowling di luar jam kantor. Mengapa? Alasannya sederhana saja, karena mereka mampu melakukan lemparan "strike". Mengapa mereka mampu melakukan "strike"? Karena mereka tahu secara jelas botol-botol bowling yang harus dijatuhkan. Botol-botol bowling itu adalah sasaran yang jelas. Dan, setiap orang selalu termotivasi untuk melakukan sesuatu, asal sesuatu itu jelas.

Kembali ke analogi bowling tadi. Mengapa seseorang senang bermain bowling? Selain karena jalur lintasan dan bola-bola bolwing tampak jelas, mereka bisa mengetahui skor yang mereka dapat dari setiap pukulan, sehingga mereka tahu berapa bola lagi yang harus dijatuhkan. Dalam dunia manajemen, ini disebut sebagai umpan balik. Umpan balik itulah yang menjadi motivator terbesar bagi karyawan. Umpan balik dapat berupa penilaian prestasi. Umpan balik ini menjadikan karyawan tampak baik. Bagi seorang manajer, umpan balik membuatnya menjadi manajer yang baik, karena dengan demikian ia mengetahui apa yang salah, apa yang benar, dan apa yang ada di tengah-tengah.

Umpan balik atas pencapaian sasaran-sasaran ini membuat seorang manajer tahu karyawan mana yang jadi pemenang dan karyawan mana yang berpotensi untuk jadi pemenang untuk anda latih sehingga menjadi pemenang. Ini didasari pemahaman bahwa sesungguhnya setiap orang itu calon pemenang. \

Maka janganlah kita tertipu oleh penampilan mereka yang tampak kalah. Semua ini bertujuan agar setiap orang menjadi termotivasi sekaligus melakukan sesuatu yang produkti. Dan, semua ini bermula dari penetapan sasaran, penilaian prestasi dan perilaku yang sesuai dengan sasaran tersebut.

Apakah sasaran satu menit itu? Yaitu, sebuah sasaran yang berdasarkan pada tanggung jawab yang jelas. Seorang manajer satu menit selalu menjelaskan apa yang perlu dilakukan, atau apa yang disetujui oleh karyawannya untuk dilakukan.

Lalu menuliskannya sebagai sebuah sasaran dan standar pencapaiannya dalam sebuah penjelasan yang tak lebih dari 250 kata. Sasaran itu harus bisa dibaca dalam satu menit. Sasaran itu harus disepakati bersama, dan dibuat rangkap dua. Satu untuk sang manajer, satu untuk karyawan. Dengan demikian mereka bisa memeriksanya secara periodik.

Manajer satu menit percaya bahwa 80% hasil kita, yang benar-benar penting, berasal dari 20% sasaran yang disepakati. Maka sasaran satu menit hanya mencakup bidang-bidang utama dari tanggung jawab karyawan. Namun begitu, manajer satu menit tidak berhenti hanya pada sasaran, ia juga berusaha menjelaskan apa dan bagaimana bentuk pelaksanaan yang baik. Yaitu, dengan mendorong karyawan untuk mencari pemecahan atas setiap persoalan yang dihadapinya sendiri.

Jika seseorang karyawan telah mendapatkan tanggung jawab, maka semestinya ia memutuskan sendiri demi tanggung jawabnya itu segala sesuatu yang harus dikerjakannya. Tidak ada alasan bagi seorang karyawan untuk menggantungkan keputusannya pada orang lain. Bukankah sasaran satu menit telah menjadi tanggung jawabnya sendiri. Maka dia harus memahami bentuk perilaku dan pencapaian yang diharapkan secara jelas. Jadi, penetapan sasaran satu menit adalah:

1--Menyetujui sasaran-sasaran anda.
2--Melihat seperti apa perilaku yang baik itu.
3--Menuliskan setiap sasaran anda pada satu lembar kertas dengan menggunakan kurang dari 250 kata.
4--Membaca dan membaca ulang setiap sasaran, yang menuntut kurang lebih hanya satu menit setiap kali anda melakukannya.
5--Sekali-sekali sisihkan waktu satu menit setiap hari untuk melihat apa yang telah anda laksanakan,
6--Melihat apakah perilaku anda cocok dengan sasaran anda atau tidak. Dengan demikian, manajer satu menit dimulai dengan menetapkan sasaran satu menit, yang harus dibaca setiap hari dalam waktu tak lebih dari satu menit, kemudian menilai perilaku sendiri apakah telah sesuai dengan sasaran tersebut, dan memecahkan persoalan dengan penuh tanggung jawab untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut.

--------------------------------------------------------
Book Pointer: The One Minute Manager #3/5
RAHASIA 2: PUJIAN-PUJIAN SATU MENIT

Adalah hal yang masuk akal, bahwa anda tidak dapat menjadi manajer yang
efektif jika anda dan orang-orang anda tidak yakin akan apa yang
diperintahkan kepada mereka untuk mereka lakukan. Namun, pekerjaan manajer
satu menit belum selesai hanya karena anda telah menetapkan sasaran satu
menit. Manajer satu menit tahu bahwa akan lebih mudah bagi karyawan untuk
melakukan sesuatu dengan baik jika karyawan mendapatkan umpan balik yang
jelas tentang cara karyawan melakukan sesuatu.
Segera setelah menetapkan sasaran satu menit, manajer satu menit mengadakan
"kontak dekat" dengan karyawannya. Caranya adalah dengan mengamati aktivitas
dengan sangat dekat. Manajer satu menit tidak pernah tampak sangat jauh dari
karyawannya. Selanjutnya mereka memerintahkan karyawan untuk membuat catatan
terinci mengenai kemajuan-kemajuan yang diminta. Pada awalnya mungkin
karyawan akan merasa bahwa pekerjaannya sedang dimata-matai, namun inti dari
"kontak dekat" ini adalah MANAJER SATU MENIT BERUSAHA MEMBANTU KARYAWAN
MENCAPAI POTENSI PENUH DAN MENDAPATI KARYAWAN MELAKUKAN SESUATU DENGAN
BENAR.
Banyak manajemen, di saat mereka menerima karyawan baru, melakukan hal-hal
berikut ini. Mereka menyambut karyawan baru dengan suka hati, mengajak
berkeliling perusahaan, memperkenalkan dengan semua orang, mengantar ke
tempat kerjanya, kemudian meninggalkan mereka sendirian. Manajemen mengamati
karyawan baru itu, dan jika ia melakukan kesalahan, ia disikat. Ini adalah
gaya kepemimpinan yang paling populer yang disebut dengan "tinggalkan lalu
sikat" atau "tinggalkan lalu minta ia bekerja sebaik-baiknya". Tapi cara ini
sama sekali tidak memberikan produktivitas baik.
Manajer satu menit menekankan pada hal yang positif. Mereka berusaha
mendapati karyawan melakukan sesuatu dengan benar, untuk kemudian
melontarkan "Pujian Satu Menit". Saat mereka mendapati karyawannya melakukan
sesuatu dengan benar, mereka mendatangi dan berbicara pada karyawan mereka.
Seringkali dengan menaruh tangan di bahu karyawan dengan sikap ramah. Mereka
melakukan hal ini dengan penuh kepedulian, karena mereka tahu dengan tepat
apa yang semestinya dipuji.
Mereka tidak serta merta menempatkan diri mereka pada posisi mereka sendiri,
namun juga pada posisi karyawan. Karenanya, mereka menunjukkan sikap tulus
dan kosisten. Dan ini sangat dihargai oleh karyawan mana pun. Itu semua
dilakukan dalam waktu satu menit. Manajer satu menit tidak perlu memuji
seseorang panjang lebar. Kepedulian dan ketulusan mereka jauh lebih berharga
ketimbang panjang lebarnya kata-kata pujian.
Inti terpenting dari rahasia kedua dari Manajer Satu Menit adalah bahwa
manajer yang efektif haruslah bertindak juga sebagai seorang pelatih yang
baik. Mereka terus-menerus berusaha menumbuhkan potensi penuh dari karyawan,
terutama bila karyawan menghadapi tugas-tugas baru. Kunci untuk melatih
seseorang melakukan sesuatu tugas baru, pada mulanya, adalah menangkap
mereka melakukan sesuatu yang kurang lebih benar sampai akhirnya mereka
dapat belajar melakukannya dengan tepat. Sebenarnya kita menggunakan konsep
pelatihan seperti ini di saat berhadapan dengan anak-anak dan hewan. Tetapi
kita agak melupakannya bila kita berurusan dengan orang dewasa. Padahal hal
ini sangatlah alamiah.
Dengan menjadi seorang pelatih yang baik, maka manajer satu menit selalu
mempunyai orang-orang yang terbaik baginya. Itu juga berarti bahwa bukan hal
yang mencemaskan bahwa jika banyak karyawan-karyawan terbaik mereka yang
meninggalkan manajer satu menit untuk menjalankan operasinya sendiri. Justru
dengan terjadinya perputaran karyawan, perannya sebagai pelatih telah
dilakukan dengan baik.
Jadi memberikan pujian satu menit hanya buah dari sebuah usaha panjang yang
dimulai dari mengamati karyawan dari dekat, meminta karyawan menilai
kemajuan-kemajuan mereka sendiri, berusaha mendapati karyawan melakukan
sesuatu dengan benar, memberikan umpan balik positif dan kemudian memberikan
pujian satu menit. Anda tidak dapat memuji secara efektif dan tulus, jika
anda tidak mengikuti seluruh proses kerja karyawan anda. Pujian satu menit
adalah alat efektif untuk menumbuhkan potensi karyawan dan menjadikan
karyawan merasa nyaman akan diri mereka sendiri.
Pujian Satu Menit dapat berhasil baik, jika anda:

1--Jauh-jauh hari mengatakan pada karyawan anda bahwa anda akan memberikan
umpan balik pada mereka mengenai bagaimana cara mereka bekerja.
2--Memuji karyawan dengan segera.
3--Mengatakan kepada karyawan secara spesifik dan jelas tentang apa yang
telah mereka lakukan dengan benar.
4--Mengatakan pada karyawan betapa senangnya perasaan anda atas pekerjaan
mereka yang benar. Betapa hal ini sangat membantu organisasi dan karyawan
lain dalam mencapai kemajuan.
5--Berhenti sejenak dan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk merasakan
betapa senangnya perasaan anda.
6--Menganjurkan mereka untuk melakukannya lebih sering lagi.
7--Berjabat tangan atau menunjukkan sikap tulus dan ramah bahwa anda
mendukung kesuksesan karyawan dalam organisasi.
Masih ada rahasia ketiga dari Manajer Satu Menit yang perlu diungkap di bab
berikutnya. Itu berarti penentuan sasaran dan memberikan pujian satu menit
masih harus ditunjang dengan langkah ketiga, yaitu "Teguran Satu Menit".

-------------------------------------------------------
Book Pointer: The One Minute Manager #4/5
RAHASIA 3: TEGURAN-TEGURAN SATU MENIT

Ada satu hal menarik dari The One Minute Manager, yang mungkin tampak
berlawanan. Meski motto utama Manajer Satu Menit adalah memergoki karyawan
melakukan sesuatu dengan benar, namun itu bukan berarti mengabaikan
kesalahan. Justru ketika Manajer satu menit mendapati karyawannya melakukan
suatu kesalahan, tidak segan-segan ia memberikan teguran. Teguran itu
diberikan tanpa terkecuali. Dan inilah rahasia ketiga dari Manajer Satu
Menit: Teguran Satu Menit. Teguran tetap diberikan meski hal-hal lain
berjalan dengan baik.
Mengapa teguran? Ketika karyawan telah tahu apa sasaran dan bagaimana
mencapainya, maka melakukan kesalahan merupakan suatu hal yang harus
dicermati. Manajer satu menit akan segera mempelajari fakta kesalahan
tersebut, kemudian menegaskan dan menunjukkan kekecewaannya. Melalui teguran
ini, manajer satu menit seolah mengatakan bahwa sebenarnya kesalahan itu
tidak mungkin dilakuan oleh seorang karyawan yang kompeten. Ia memberikan
respek pada kemampuan karyawan, karenanya kesalahan dianggap sebagai
penyia-nyiaan dari kompetensi itu. Ia mengharap agar karyawan tidak
melakukan kesalahan yang sama.
Bagaimana Manajer satu menit melakukan teguran dengan baik? Pertama, perlu
dipahami bahwa anda tidak bisa menegur karyawan yang melakukan kesalahan
jika anda tidak bersedia memberi tahu kepada karyawan bagaimana cara mereka
melakukan sesuatu. Dan itu harus anda katakan dengan tegas. Jika anda telah
menunjukkan kepada karyawan sasaran dan bagaimana mencapainya, maka ketika
terjadi kesalahan, anda berwenang untuk memberikan teguran.
Kedua, ketika terjadi kesalahan anda harus memberikan teguran dengan segera.
Ini adalah kunci utama dari teguran satu menit. Dengan demikian, teguran
dapat berlaku sebagai umpan balik bagi pendisiplinan. Kebanyakan manajer
memendam teguran sehingga menumpuk-numpuk perasaan negatif dalam diri
mereka. Pada waktunya mereka akan meledakkan kemarahan dan mengatakan pada
karyawan bahwa mereka melakukan kesalahan sekian lama. Ini tentu tidak adil.
Semestinya teguran diberikan sesuai dengan relevansi perilaku yang ingin
ditegur.
Ketiga, isi teguran haruslah spesifik pada apa yang ingin ditegur. Dan,
keempat, jangan sekali-kali menyerang secara pribadi. Dengan tidak mengusik
harga diri, maka karyawan tidak perlu lagi mencari-cari dalih untuk
mengobati perasaan harga diri yang terluka. Sekali lagi, teguran haruslah
bersifat umpan balik atas perilaku bukan perasaan sebagai manusia. Tujuan
terutama dari teguran satu menit adalah MENYINGKIRKAN PERILAKU YANG KELIRU
DAN MENJAGA PRIBADI KARYAWAN.  Dengan kata lain, perilaku yang salah, namun
pribadi mereka tetap utuh. Itu berarti, bahwa manajer satu menit menegur
dahulu, kemudian memberikan "pujian" atau dukungan atas pribadi mereka.
Manajer satu menit bersikap keras terlebih dahulu, baru kemudian
"menyenangkan".
Karena yang dipersalahkan adalah perilaku dan ditunjukkan secara spesifik,
maka tidak perlu ada tindakan mencari-cari kesalahan. Di lain pihak, bagi
karyawan tidak perlu mencari-cari pembelaan diri. Oleh karena itu teguran
dapat bersifat jujur dan tulus. Ini adalah kunci kelima. Teguran harus
dilanjutkan dengan kepedulian anda akan kesejahteraan pribadi karyawan.
Manajer satu menit tidak segan untuk memberikan sentuhan untuk menegaskan
bahwa mereka benar-benar tulus akan teguran itu, dan tidak ada prasangka
terpendam kecuali keinginan untuk meraih sesuatu yang lebih baik.
Terakhir, bila teguran telah diberikan, maka harus disadari bahwa teguran
itu telah selesai. Manajer satu menit tidak memperpanjang teguran-teguran.
Teguran hanya pantas diberikan tidak lebih dari 30 detik. Setelah itu mereka
tidak akan mengungkit-ungkitnya.
Secara ringkas, teguran satu menit berjalan dengan baik jika anda melakukan
hal ini:

1--Mengatakan sebelumnya kepada karyawan bahwa anda akan memberi tahu apa
dan bagaimana karyawan melakukan sesuatu.
2--Menegur dengan segera.
3--Mengatakan perihal yang salah secara spesifik.
4--Menyatakan bagaimana perasaan anda mengenai apa yang mereka lakukan
dengan salah secara tegas.
5--Berhenti beberapa detik untuk memberi kesempatan bagi karyawan meresapi
perasaan anda.
6--Berjabatan tangan atau menyentuh mereka secara tulus, menunjukkan bahwa
anda tetap berada di pihak mereka.
7--Mengingatkan betapa anda menghargai karyawan anda.
8--Menegaskan bahwa dalam pandangan anda, karyawan anda adalah baik, namun
tidak demikian dengan pekerjaan mereka dalam situasi ini.
9--Menyadari bahwa ketika teguran itu selesai, itu benar-benar selesai.
Ketiga rahasia manajer satu menit ini tampak masuk akal: dimulai dari
sasaran satu menit, pujian satu menit dan teguran satu menit. Dan semuanya
bisa berjalan dengan baik. Namun kunci dari semua itu adalah ... silakan
ikuti ringkasan manajer satu menit di bab berikutnya.

;-----------------------------------------------------------
Book Pointer: The One Minute Manager #5/5
RINGKASAN MANAJER SATU MENIT
Kenneth Blanchard Ph.D. & Spencer Johnson M.D.

Masihkah anda ingat dengan anak muda yang ingin menemukan sosok seorang
manajer efektif? Kemudian ia bertemu dengan seorang manajer yang menamakan
dirinya dengan sebutan Manajer Satu Menit. Bertahun-tahun setelah itu, anak
muda itu, yang kini telah berumur, mengikarkan dirinya sebagai seorang
manajer satu menit juga. Ia kini siap membagi rahasia-rahasia manajer satu
menit kepada banyak orang.
Kunci terutama untuk menjadi manajer satu menit adalah bersikap peduli pada
karyawan. Karena, bagaimana pun untuk menjadi efektif seorang manajer harus
menggerakkan orang lain. Sedangkan, untuk menggerakkan orang lain, seorang
manajer satu menit tidak melakukannya dengan memanipulasi orang lain untuk
melakukan sesuatu yang tidak mereka sadari atau tidak mereka setujui. Memang
tidak semuanya berjalan sebagaimana yang diinginkan, namun dengan bersikap
jujur, pada akhirnya akan membawa hasil. Sebaliknya, bersikap tidak jujur
dan memanipulasi orang akhirnya akan membawa pada kegagalan dalam berurusan
dengan orang lain. Jadi, kekuatan gaya manajemen satu menit adalah bersikap
peduli pada orang lain.
RANGKUMAN SINGKAT
Manajemen satu menit dimulai dengan menetapkan sasaran satu menit yang
ditulis di atas selembar kertas dan harus bisa dibaca dalam satu menit pula.
Setiap sasaran akan membawa pada perilaku. Maka, tugas selanjutnya adalah
menjaga agar perilaku karyawan sesuai dengan sasaran tersebut.
Jika sasaran, atau bagian dari sasaran, yang ditetapkan tercapai, maka ANDA
MENANG. Anda atau karyawan anda berhak untuk mendapatkan sebuah pujian satu
menit. Karena yang ingin dicapai adalah perilaku yang sesuai dengan sasaran,
maka yang harus dipuji adalah perilaku dengan perasaan tulus. Lakukan pujian
itu segera dan jelas. Beri tahu karyawan apa yang telah mereka lakukan
dengan benar, dan tunjukkan bagaimana perasaan anda terhadap pencapaian itu.
Jangan ragu untuk menjabat tangan karyawan atas pencapaian itu. Kemudian,
mulailah dengan kesuksesan ini, menetapkan sasaran-sasaran baru.
Namun, sebaliknya, jika sasaran yang ditetapkan tidak tercapai, maka ANDA
KALAH. Segera tinjau sasaran yang telah ditetapkan tersebut. Adakah sesuatu
yang kurang jelas atau tidak disetujui dari sasaran tersebut? Kemudian, anda
atau karyawan anda berhak mendapatkan teguran satu menit. Sebagamana pujian,
teguran haruslah mengarah pada perilaku, bukan pribadi. Teguran harus
dilakukan segera dan spesifik menjelaskan apa-apa yang tidak sesuai dengan
sasaran. Beri tahu karyawan apa yang keliru dan bagaimana perasaan anda.
Namun, jangan lupa untuk membesarkan hati karyawan, untuk tetap memiliki
semangat kembali pada penetapan sasaran.
Ini adalah teknik manajemen manusia yang sangat sederhana, namun bisa
berjalan baik pada orang-orang. Ini mendorong budaya organisasi yang
bersikap JUJUR pada orang-orang, dan menciptakan perasaan nyaman pada setiap
karyawan. Kepedulian pada orang selalu membawa hasil yang menakjubkan. Dan
itu akan memberikan keuntungan bagi organisasi.
The One Minute Manager sesungguhnya hanya berusaha mengingatkan kita
masing-masing agar mau menyisihkan satu menit dari hari kita guna mengamati
wajah orang-orang yang kita atur. Dan untuk menyadari bahwa mereka merupakan
sumber daya terpenting kita.

(Diresume dari: Kenneth Blanchard Ph.D. & Spencer Johnson M.D. - The One
Minute Manajer)